Minggu, 06 Juli 2008

Kamis, 03 Juli 2008

MASK

Have you ever felt some kind of emptiness inside?
You will never measure up, to those people you Must be strong, can't show them that you're weak
Have you ever told someone something ?
That's far from the truth Let them know that you're okay
Just to make them stop All the wondering, and questions they may have
Have you ever seen your face?
In a mirror there's a smile
But inside you're just a mess
You feel far from good
Need to hide
cos they'd never understand

Have you ever had this wish
of being Somewhere else
To let go of your disguise
all your worries too And from that moment, then you see things clear
Are you waiting for the day?
When your pain will disappear
When you know that it's not true
What they say about you
You could not care less about the things
Surrounding you, Ignoring all the voices from the walls




*disguise-lene marlin

Selasa, 01 Juli 2008

BANGKIT KEMBALI

Semenjak lulus SMA (bahkan sebelum lulus SMA), tentunya kami, warga putih biru, memikirkan bagaimana kehidupan kami selepas SMA.
Pastinya ingin menjadi orang--yang berguna--yang diinginkan.
whatever.
segala cara di tempuh.
mulai dari berhasilnya lulus dari UANjing mpe mendaftar kesana kemari untuk pendidikan selanjutnya--termasuk menjebol SeNaM PeTaNi. Tapi justru dengan sejalannya waktu segala sesuatu mulai merisaukan. Gw g cuma mencoba si senam2 itu. gw jg coba universitas swasta (thx god!), keterima. UMB. SMUPH. Gw berharap di UMB tapi karena gw kepinteran, panitia terlalu sayang buat menerima gw. Gw g berharap di SMUPH, alhamdulilah.... g keterima (karena emang gw g minat). gw g terlampau memikirkan kesedihan karena g keterima di UMB lantaran gw punya cadangan di swasta. (sampai akhirnya gw sadar bahwa itu adalah sesuatu pemikiran yang salah). gw tetep menjoba si senam dengan alasan :
1. gw mau membantu orang tua, swasta mahal gila! (walaupun gw pengen banget masuk sana)
alesan yang lain : siapa sih yang enggak bangga jebol SNMPTN? enggak usah jauh-jauh memikirkan bangganya ortu, gw aja uda bangga ma diri gw sndiri.

tapi, apa usaha gw menjebol si senam? NOL! gw belajar aja enggak! apalagi situasi mendukung kemalasan gw belajar--temen2 di sekililing gw enggak ada yang menunjukan semangat belajar mereka demi menjebol si senam. tekad gw jadi ciut.

lebih parahnya lagi, gw sempet mikir, UMB aja gw g lolos apalagi si senam? " Ah, ada cadangan ini... santai we... g kterima juga enggak apa-apa, " FATAL! mending gw mikir kayak gini klo gw g lolos di SNMPTN. si SNMPTNnya aja belom di mulai dan gw nya belom usaha apa-apa udah kalah sebelum perang.

di sela-sela kemalasan gw, dengan enggak tahu malunya gw menghadap Tuhan--gw mengadu--gw berdoa--memohon untuk di loloskan SNMPTN. orang gila. makhluk enggak tahu diri! bukankah Tuhan pernah bersabda bahwa DIA tdk akan mengubah nasib suatu kaum sampai kaum itu mengubah nasibnya sendiri ? gimana Tuhan mau nglolosin gw sedangkan gw nya haroream tea. nyentuh buku aja enggak!


waktu yang berbeda, di hari yang sama.
saat temen gw curahat ke gw lewat sms dan gw memberikan solusi kepadanya lewat sms pula. temen gw berkata, ".... makasih ya nek. lo emg clon psikolog yang hebat... gw percaya lo pst bsa jd psikolog. makasih nek..." (tulisannya sengaja gw gede'in byar gwnya jadi semangat ^ ^) gw terharu sampai2 sms temen gw itu, gw save di folder khusus. dan lagi sesudahnya, gw mengambil rapot. di dalamnya terdapat catatan dari wali kelas gw. beliau menulis, " Muti, kamu telah menunjukan kemampuan dan bakat yang luar biasa. keduanya dapat membantumu meraih apapun yang kamu cita-citakan. masa depan yang cerah menantimu." gw malu membayangkan bahwa apa yang mereka pikirkan tentang gw adalah salah. gw sama sekali enggak hebat. apa yang hebat dari gw gw? dari orang yang hanya bisa mengandalkan doa sendiri dan doa orang lain padahal sebenarnya dirinya tahu bahwa ia mampu berusaha? gw menangis sejadi-jadinya di depan meja belajar. menangis karena sebegitu percayanya mereka bahwa gw hebat. gw meragukan diri sendiri padhal orang lain tidak meragukan gw sama sekali. mereka yakin gw bisa--mereka yakin gw hebat.
sungguh hebat cara kerja Tuhan menyadarkan hambanya yang lalai. gw bener2 berterimakasih kepada cara Tuhan yang telah mempetemukanku dengan goresan-goresan tinta yang percaya bahwa gw hebat.

tulisan-tulisan itu menjadi motivasi gw untuk bangkit kembali dari kemalasan.






sedikit doa dari seorang hamba yang mengharapkan lolos si senam :
Ya.. Tuhan. permudahkanlah hamba dalam mengerjakan soal-soal SNMPTN karena mempermudah yang sulit adalah mudah bagiMU. sekiranya ini adalah pilihan terbaik dariMU, izinkanlah hamba dengan luasnya kuasamu agar lolos SNMPTN. sekiranya yang terbaik dari hamba bukanlah SNMPTN, berikanlah hamba kelapangan dada dan hadirkah hamba hati yang ikhlas dan rasa syukur amat sangat padaMU. hamba tahu Engkau akan membantu hamba. hanya kepadaMU lah hamba memohon pertolongan. AMIN.