Senin, 16 Juni 2008

KOTOR

tak perlu bangga kalian menanggapi banyaknya kami yang lolos dari sistem kotor kalian

Tahukah kalian kalau kami begitu gembiranya karena berhasil mengalahkan kalian?

kalian memasukan kami dalam kezaliman

maka, jangan salahkan kami jika kami selesaikan itu dengan kezaliman pula

kalian kotor

maka, tak heran kami perangi kalian dengan kotor pula

Katanya, kalian penampung aspirasi kami

nyatanya, yang kalian tampung hanya tumpukan uang kotor

kalian korbankan pendidikan kami hanya untuk ladang korupsi

(buldog fucking!)

maka, jangan salahkan kami ya Tuhan....

kami di serang dan kami menang...

--

berikan salamku kepada malam yang dingin
ceritakan kisahku kepada kabut menyelimuti
bawakan hasratku kepada angin yang melimbungkan

tahan rasa dingin menusuk badan
tahan rasa sakit menusuk hati

tak menyesal aku kepada malam yang dingin
tak menyesal aku kepada kabut menyelimuti
tak menyesal aku kepada angin yang melimbungkan

tak menyesal aku kenal kamu...

Sabtu, 14 Juni 2008

KAMI MENANG PERANG

Hari ini tercatat sebagai hari bersejarah umat manusia, khususnya kami, smuth angkatan 14.

Sabtu, 14 JUNI 2008.

Satu persatu kami berdatangan dan berkumpul di bawah pohon rindang.
satu parsatu wajah kami pucat, satu persatu wajah kami tegang.
di kumpulkan kami dalam lingkaran, mendengarkan suara dari guru bijak yang parau berkumandang.
beliau berkata, "... ada yang bilang kepada saya, 'jalan kemana kita setelah pengumuman ini,pak?' tidak semuanya dari kalian bisa jalan-jalan setelah pengumuman ini. "

hancur.
hati kami remuk.
haruskan kami terima kenyataan bahwa kami semua masuk bersama dan keluar bersama tapi pada kenyataanya tidak?
lebih pucat wajah kami, lebih tegang wajah kami.
siapa gerangan orang yang tidak ikut merasakan kegembiraan itu?
teremas-remas tangan kami,berkeringat dingin, takut kalau-kalau orang yang tertunda keberuntungannya itu adalah 'kami sendiri'.

bagai sangkakala, suara keluar dari speaker sekolah.
mengumumkan satu-satu nama kami untuk maju ke 'podium takdir'.
penentuan terakhir nasib kami selama 3 tahun berjuang.

tersebut orang pertama.
kami menunggu dengan was-was. berita apa yang akan di bawanya kepada kami yang menunggu di luar dengan cemas. ekspresi yang harus bagaimana jikalau teman kami itu tidak lulus.
dia keluar. senyumnya tipis. tapi kami tahu bahwa dia LULUS.
Waaaa! kami bergembira untuknya, berebut menjabat tangganya dengan ucapan selamat.

lalu 2 orang, 3 orang, berlalu...LULUS.
akhirnya tibalah giliranku.
teman-teman memberikan semangat. sebagian dari mereka berkata, lulus. pasti lulus.
dalam hatiku, amin.
aku memasuki ruang penentuan itu.
oh, Tuhan.
banyak guru di sana dan semuanya berwajah lemas.
aku takut.
salah satu dari mereka bertanya bagaimana aku belajar menjelang UAN.
santai, hanya itu jawabku.
lalu mereka menggelengkan kepala.
entah kenapa, aku tidak suka gelengan itu.
salah satu dari mereka memberiku amplop coklat. di dalamnya lah kelulusanku di tentukan. kubuka dengan gugup. aku menangis. tidak berani aku membuka surat itu seluruhnya karena jawabannya sudah kulihat dengan samar dari balik lipatan kertas.

--------------------------------------------

---------------------

-----------

dinyatakan : L U L U S

aku menangis sejadinya.
ku ucapkan terimakasih ribuan kali kepada guru-guruku lalu keluar dengan perasaan senang.
tapi kelegaan belumlah tertuntaskan.
aku hanya segelintir orang yang di nyatakan lulus.
masih banyak teman-temanku di luar sana yang masih menunggu jawaban.
dan terjadilah.
salah satu teman kami keluar dengan terisak-isak dan ada guru kami yang mendampinginya.
kami riuh dalam tanyaan, ada apa? luluskah?
tidak satu. bahkan lebih dari 2 orang teman kami berwajah kusut, merah manangis.
kami bahkan tidak tahu jawabannya tapi kami merasa cemas sekali.
kami yang belum terpanggil namanya, bermuram durja.
kami yang sudah dinyatakan lulus, tdk pantas untuk bergembira.

selesailah sudah.
amplop coklat sudah ada pada kami semua.
kami sudah tahu semua jawabannya.
salah satu guru kami berkata, " saya ucapakan kepada kalian yang lulus. kalian LULUS 100%!!! "
woooooooooooaaaaaaaaaaaaaaaaaa!!!!!!!!
kami teriak sejadinya.
ternyata teman-teman kami berwajah kusut, yang kami kira tidak lulus, di guraukan oleh guru. mereka lulus. angkatan 14 SMA PLUS MUTHAHHARI LULUS 100%!! tidak terkecuali!
kami gembira bukan kepalang!
kami berpelukan dan menangis!

di bawah pohon rindang kami melingkar. diameternya lebih lebar, selebar kegembiraan kami.
guru bijak kami mengucapkan sepatah dua kata turut bersuka cita.
salah satu teman kami maju ke tengah lingkaran dan berucap, " kita kan udah janji mau sujud syukur bersama. "
berubahlah formasi kami dari lingkaran menjadi syaf-syaf shalat.
di lapangan itu, di bawah pohon rindang yang penuh kenangan itu, kami sujud merendahkan diri atas kuasa-NYA yang MAHA BESAR dan berucap syukur kepada-NYA......














E M P A T B E L A S L U L U S U A N 1 0 0 %
Kami menang perang

Jumat, 13 Juni 2008

HARI PEPERANGAN

inilah sebuah puisi dari sahabatku,teman seperjuangan,kertas karet...
di mana saat-saat itu kita berperang...

hari itu, hari yang dinanti
hari itu, hari itu, hari dimana kita akan berperang

kawan, ingatkah kamu akan masa kecil dulu?
masa-masa ketika senang bermain
masa-masa ketika kita dengan berani menentang bahaya
masa-masa ketika kita saling bertegur sapa sambil memberikan seuntai senyuman
masa-masa ketika kita gemar berpelukan sambil menggandeng tangan

akankah waktu dalam memori itu melambat dan berhenti pada hari ini?
akankah mati semua apa yang sudah kita hidupkan, mati dalam perang ini?
adakah kau menyerah kan semuanya?
sudikah dirimu memberikan diri mu memberikan dirimu serta masa depanmu kepada pemerintah yang telah dengan sengaja mengebiri potensi-potensi terpendam pemberian tuhan?

dan maukah kamu jika semua canda dan tawa ini, berubah menjadi isak tangis keluarga dan sahabatmu?

kawan, aku percaya pada dirimu
aku percaya pada apa yang engkau perjuangkan
bangkitlah, angkat pensilmu !
kobarkan api perjuangan
tumbuhkan keberanian dan semangat mu seperti masa kecil dulu
dan ingatlah akan satu hal!

Tuhan pasti memeluk mimpi-mimpi kita!!

-smuth 14-

Rabu, 11 Juni 2008

14 JUNI, SMUTH 14

haaaa......
gw baru nyadar pengumuman UAN itu 2 hari lagi!
bismilah, bismilah,....

tanggal 14 JUNI nanti, smuth 14 akan gugup bersama!

kita akan lulus 14!
kita akan lulus!
pasti lulus!

korban GOSSIP

gw kecewa
gw sakit hati
gw sedih
gw.......... marah.

gw tau sebenarnya gw g harus ngerespon apa-apa karena gw g begitu.
tapi, mendengar lw di gosipin yang itu fitnah--yang itu bukan diri lw--yang mereka g tau apa-apa tentang lw, tapi mereka sok-sok tau tentang gw n bicara soal lw seenaknya, respon yang wajar adalah kesal. kesal sangat!

saat tau siapa yang ngegosipin, gw sedih, gw kecewa, gw sakit hati.
gw g nyangka mereka begitu.

apa karena gw g nimbrung ma mereka, g ikutan ngegosip bareng mereka, gw yang lain dari mereka, gw jadi di gosipin gitu?
NOT FAIR! gw bukan penggosip. gw enggak suka ngomongin orang.
kenapa mereka bisa ngegosipin hal-hal yang ga masuk akal tentang gw?
apa karena mereka habis bahan gosipan jadi gw sasaran selanjutnya--cuma karena gw g serespon ma mereka? yang di saat mereka ketawa-ketawa ngomongin orang tapi gw diem aja terus gw jadi di gosipin?
astagfirullah, gw g abis pikir.
mereka bisa setega itu sama gw.

WHATEVER!
FORGET IT!
Tolong buat yang ngegosipin gw n kebetulan lagi baca blog gw, gw cuma pengen bilang, gw g seperti apa yang kalian bilang, gw g jealous sama sekali. Tolong g usah bicara yang bikin sakit hati orang.
i forgive you all....

makasih banget yang masih percaya gw itu kayak apa. gw yang sebenarnya.
makasih juga yang buat ngasih tau gosip itu k gw.
makasih juga buat yang udah ngegosipin gw yang membuat gw sadar bahwa tak ada yang sempurna

Minggu, 01 Juni 2008

SABTU KELABU

Jumat.
kabar yang memilukan dari teman-teman....
Accident...
salah satu Ibu dari teman kami tercinta....
Sabtu.
sambil menunggu perkembangan selanjutnya, berbekal empati, kebersamaan, kasih sayang, Kami berlenggang menuju jakarta....
tak ingin kami biarkan teman kami sendirian di sana....
kendaraan beroda empat menembus kegelapan...
Jalan tol cipularang mengantarkan kami...
sayang, secepat apapun kami melaju, tak bisa kami tebak kecepatan Tuhan memanggil Ibu teman kami.
inalilahi wa inailahi rojiun....

bagaimana teman kami di sana?
ingin sekali rasanya pintu doraemon benar-benar nyata agar tak perlu menembus kegelapan...
Smoga kehadiran kami bisa menghibur dan menyemangatinya...

Turut berduka cita Kami, 14, beserta keluarga ucapkan...
semoga beliau di terima di sisiNYA. Amien...