Jumat, 19 Desember 2008

Jendela yang kurindukan

Sempat terfikir oleh saya, apa keputusan saya untuk kuliah di jakarta adalah keputusan yang baik?
rumah yang saya rindukan, hanya menjadi tempat tidur, nonton, dan makan saja..
saya merasa sendiri...
hubungan dengan keluarga dirasakan tidak lancar semenjak saya di jakarta.. padahal salah satu alasan terkuat saya untuk kembali ke jakarta adalah untuk dekat dengan mereka..
saya tidak pernah sepaham dengan mereka--bahkan saya dengan ibu saya sendiri..
kadang-kadang saya sempat berfikir, apa ada yang salah dengan otak saya?
kenapa berbeda sekali cara pandang saya dengan mereka sampai-sampai berujung dengan acuh tak acuh..
kampus mau tidak mau menjadi tempat yang terbaik pada akhirnya.. padahal tempat itu merupakan tempat pertama yang saya anggap tidak mencerminkan diri saya sama sekali--sampai sekarang, tapi saya merasa lebih senang di kampus ketimbang dirumah..

saya merasa masalah utama saya dirumah adalah komunikasi saya dengan ayah..
ada yang salah..
tidak seperti dulu..
semenjak saya menetap dirumah, saya menjaga jarak dengan orang tua.. tapi jeleknya, saya merasa itu seperti sebuah keharusan..
karena tidak sepaham, saya jadi jarang cerita--bagaimana saya dikampus, kejadian saya pada hari ini, apapun, karena saya menjadi kesal pada akhirnya sebab perbincangan kami pasti berujung pada berselisih kata..

salah satunya yang paling menghibur di rumah adalah tivi dan adik saya..
mengingat bahwa adik saya merupakan hal yang membuat saya sedikit betahan dirumah, saya merasa malu juga tidak percaya..
seperti halnya adik dan kakak, hubungan kami penuh dengan pertengkaran saudara dan ja-im untuk menunjukan rasa kasih sayang antar sesama namun saya tidak merasa itu sebagai suatu halangan. Anehnya, saya merasa asik karenanya..

adik saya cowo tapi bisa menjadi tempat curhat yang hebat..
ia pendengar yang baik (sangat baik! sampai-sampai rela mendengarkan saya bercerita berjam-jam!)
ia tidak akan pernah komentar apa-apa..
tidak pernah menasihati saya ketika saya curhat karena memang itu yang saya butuhkan.
saya hanya butuh di dengar tanpa di hiasi nasihat karena saya telah memiliki nasihat untuk saya sendiri.. saya tahu apa yang harus saya lakukan..
saya tidak pernah mencurhatkan kepadanya soal yang seperti ini, hal-hal yang kecil saja--hal-hal yang tidak bisa saya perbincangkan dengan orang tua saya...
saya jadi tidak beranggapan bahwa adik saya adalah adik saya.. tapi teman sekaligus kakak..
dan itu membuat saya nyaman.. setidaknya dirumah..

ketika rumah tidak lagi menjadi tempat yang sepenuhnya nyaman, saya pun mencari kenyamanan itu diluar rumah..
saya merasa lebih baik jika dikampus..
namun yang saya takutkan, ketika di kampus saya merasa ada masalah, saya merasa harus menyelesaikan ini bersama teman-teman tapi tidak saya temukan, saya menjadi cemas..
saya bukan tipe orang yang mencurhatkan segalanya di buku diari karenanya saya harus menemukan orang yang tepat untuk saya ajak curhat.. tapi pedihnya, tidak ada! saya tidak menemukan orang yang tepat, saya tidak menemukan orang yang membuat saya nyaman..

akhirnya saya melarikan diri..
melamun..
lalu menangis..
jika ingat, saya akan menuliskannya di dalam blog (seperti sekarang ini)..

disaat butuh seseorang untuk saya keluhkesahkan namun tidak menemukannya, saya rindu kamar saya..
rasanya menyenangkan bisa sendirian dikamar.. tidak harus tersenyum dan tampak gembira.. kamar saya adalah teman bisu yang paling saya cintai..
namun, tidak saya temukan disini--tidak dirumah ini..
saya merasa kamar saya hanyalah sebuah kontrakan yang sewaktu-waktu saya bisa diusir darinya.. kamar saya hanya menjadi tempat saya tidur dan tempat ganti baju (tempat belajar, mungkin bisa)..
saya tidak menemukan kenyamanan di dalam kamar saya sendiri..
disaat seperti ini, saya rindu kamar saya yang dulu..
kamar saya waktu saya dibandung..
kamar itu, kamar kosan saya..
aneh ya? kok kamar kosan lebih nyaman ketimbang kamar milik sendiri di rumah? tapi itulah adanya..
saya bahkan bisa menemukan tempat favourite saya di dalam kamar itu..
saya senang meja belajarnya--membuat saya semangat belajar..
saya senang pintunya--membuat saya seperti membuka dunia yang dunia itu memang tercipta untuk saya..
seluruh ruangan disana tercipta untuk saya.. saya merasa bebas disana..
sesedih apapun saya, sedih itu adalah kegembiraan saya..

namun diantara semuanya, saya senang jendelanya..
jendela itu lebarnya selebar pintu yang memiliki panjang tidak sepanjang pintu..
jendela itu berwarna coklat.. terbuat dari kayu.. dan dihalang oleh trali-trali bercet putih..
saya gantung gorden berbelang kuning dan biru untuk menutupinya dengan tambahan berbagai pin/bros yang sengaja saya tusukan di gorden itu sebagai hiasan.. meja belajar tepat berada didepannya.

jendela itulah yang membuat belajar saya menjadi menyenangkan..
jika sinar matahari sore masuk, warna orange dari sumber kehidupan itu akan masuk lewat jendela saya dan dibiaskan oleh gorden saya..
indah sekali..
saya bisa duduk di depan meja belajar selama berjam-jam--melamun, belajar, menangis dengan memandangnya..
jendela itu bahkan bisa memancing saya untuk memikirkan Tuhan bila tertimpa hal yang menganggu perasaan..

lega bisa memandang murung ke luar jendela, memandangi hujan lebat dan membiarkan kesedihan saya mengalir..


dimeja itu,
dengan memandang jendela itu,
itulah jendela yang kurindukan..
jendela yang tak saya temukan dirumah saya, bahkan dikamar saya saat ini..
jendela yang menjadi teman bisu segala peristiwa saya--tertinggal bermil-mil jauhnya disana..

dan saya butuh jendela itu sekarang karena saya cemas kepada siapa lagi harus saya berikan padangan murung ini?

Selasa, 09 Desember 2008

once upon in december

Hari ini umur saya bertambah satu..
dan saya berharap berat badan saya pun bertambah satu..
hehehe...

hm..
jam 12 malam sudah ada teman yang memberikan ucapan ulang tahun ke saya lewat sms.. lalu menyusul dengan bunyi sms lainnya..
pada malam itu saya belom tidur..
saya sengaja untuk tidak tidur..
tapi tidak juga untuk membuka ucapan sms -sms itu..
saya biarkan menumpuk..
karna bakal seru kalau semuanya menumpuk saat membacanya..

di jam 12 malam itu saya melamun..
memikirkan apa rencana saya selanjutnya..
hhhh..
apa ya?
berfikir keras.. terlalu keras sampai-sampai saya tak kuat untuk menahan kantuk...
saya tertidur..

alarm hp saya berbunyi..
tepat pukul 03.30 pagi..
saya niat shalat tahajud dan berpuasa hari ini..
saya keluar dari kamar saya yang ada di lantai 2 menuju kamar mandi bawah..
gelap sekali di bawah..
sempat terpikir untuk mengurungkan niat saya melihat begitu pekatnya hitam di bawah sana..

tapi..

ini hari saya...
ini malam saya..
ini gelap saya..
ini pekat saya..

tak peduli rasa phobia yang menyerang malam ini saya tetap menerobosnya...
secepat kilat mengambil air suci dan kembali lagi menuju kamar..

saya bentangkan sejadah...
mengenakkan mukena putih suci secara perlahan
lalu mengucap takbir untuk YANG MAHA AKBAR..
syujud mengucap syukur tak terkira...
syujud merendah kepada YANG MAHA KUASA..
syujud menitihkan air mata tanda saya benar-benar makhluk tak tahu diri...
18 tahun silam dosa saya tak terhitung banyaknya..
tapi di dalam syujud bisa-bisanya saya minta ini itu padanya..
tak cukup kah udara yang saya hirup?
tak cukup kah tubuh dan organ dalam saya yang berkerja secara normal?
tak cukup kah segala rahmat yang IA beri?
masih ingin minta lagi?

memang manusia..
apa daya..
penuh dengan ketidakcukupan..

akhirnya dalam doa saya malam itu,
selain mengucap kata taubat, di selipi, di beri bumbu agar terlihat manis, kata-kata permintaan ingin ini dan itu..

setelahnya, saya kebawah...
ada cahaya disana.. pembantu saya sedang buat makanan untuk saya saur nanti..
saya menunggu.. duduk manis di meja makan..
hm, aromanya mantap..
(aduh, tiba-tiba perut saya keroncongan menulis bagian ini)

hm.. setelah mengisi tenaga untuk hari ini sampai matahari tenggelam nanti, saya mengambil air suci kembali untuk menunaikan shalat subuh, sedikit berdoa dan melanjutkan tidur lagi..

lalu tiba-tiba saya di kagetkan oleh suara ringtone di hpe saya..
ringtone tak mau berhenti...
dengan mata yang kicep-kicep saya berusaha meraba dimana hpe saya...
uh, berisik sekali!
ringtone itu tetap g mau berhenti..
ah, ini dia! dapat!
saya perhatikan jam saat itu dihape saya... stengah 6an...
siapa sih yang menelpon pagi-pagi kayak gini?
saya perhatikan telepon masuk itu...
hah? adii?
saya angkat... lalu dari sebrang sana dengan ciri khas nya, " ea ea" ia mengucapkan happy birthday untuk saya..
tak menyangka dan terkejut... (knapa nih orang jadi taubat gini? haha!)
selebihnya, mengencang urat-urat saya dan meningkat adrenalin saya..
hhhh.. emang g pernah berubah yee.. kita malah main kata-kataan di telepon..

setelahnya,
saya teringat...
saya langsung membuka sms yang sudah menumpuk...
15 jumlahnya..
semuanya mengucapkan HAPPY BIRTHDAY untuk saya..
oh, saya terharu juga tertawa..
isinya sangat membuat saya gembira..
ada yang sangat singkat, ada yang panjang bak novel, ada pula dengan berbagai bahasa..
dari kesemuanya, rata-rata mengucapkan "semoga tambah berat badannya"
>_< uhhh!

oh, iya!
itu termasuk visi misi saya di hari jadi saya ini..
haha!

hhhhh...
bergelimpah ruah rasa gembira saya hari ini karena ibunda saya menyempatkan untuk mengucapkan selamat ulang tahun pada saya di sela-sela ibadahnya di arab sana..
di sela doa-doanya untuk saya disana, yang paling mengesankan adalah.. " bunda juga berdoa supaya kamu dapet jodoh! yang kaya ya! trus cepet punya anak.. pengen nimang cucu nihhh! "

ampun..
saya masih remaja..
sama sekali tidak terpikirkan sekalipun dalam doa saya sendiri ucapan seperti itu..
haha.. ibuku okem!

HEI GIRL!
HAPPY BIRTHDAY! ^ ^

THIS IS MY DESEMBER

this is my december this is my time of the year this is my december this is all so clear this is my december this is my snow covered home this is my december this is me alone and i just wish that i didnt feel like there was something i missed and i take back all the things i said to make you feel like that and i just wish that i didnt feel like there was something i missed and i take back all the things i said to you and i give it all away just to have somewhere to go to give it all away to have someone to come home to this is my december these are my snow covered dreams this is me pretending this is all i needand i just wish that i didnt feel like there was something i missed and i take back all the things i said to make you feel like that and i just wish that i didnt feel like there was something i missed and itake back all the things i said to you and i give it all away just to have somewhere to go to give it all away to have someone to come home to this is my december this is my time of the year this is my december this is all so clear and i give it all away just to have somewhere to go to give it all away to have someone to come home to...

a new day has come

tadi pulang kuliah lumayan cepet gara-gara dosennya g dateng.. jadi gw putusin buat cabut aja.. trus nonton sendiri,TWILIGHT.. film romantis tentang vampir dan manusia.. hehehe.. lagi badung nih gw di saat gw mau beranjak selangkah demi selangkah menuju kedewasaan..

yup!
umur gw besok akan ** tahun (maaf di sensor)
makin di tuntut aja gw menjadi dewasa + menanggung dosa-dosa gw sendiri..
tapi gw shalat aja masih bolong belontong..
ngaji jarang..
ngelawan orang tua mulu..
berantem ma bokap mulu..

akhirnya gw ber-nazar.. puasa. sekalian bayar utang puasa..
ntar malem, mau melanjutkan ritual seperti biasa...
gw biasain dari umur gw 16 tahun, setiap mau ulang tahun gw shalat tahajud... merayakan ultah gw bersama TUHAN dahulu.. hehe
minta ampunannya,
dan bersyukur masih di beri kesempatan untuk bisa merayakan ultang tahun dari tahun ke tahun bersama TUHAN dan orang- orang yang gw cintaii...

trus,
nih ultah pertama gw jauh dari nyokap..
hm.. udah biasa sih.. soalnya dulu kan gw ngekos cuma yang ini beda aja..
nih ultah pertama gw selama 3 tahun terakhir g dibandung, g diB.A, g di smuth..
rasanya beda aja..
ultah di rumah..
hm... g ada nyokap pula.. nyokap lagi ke arab..
lagi-lagi jadi kesepian..

hm...
whis all the best for my self dech!

PS : gw bengong mulu sepanjang hari ini! gara-gara nonton twilight! resek! romantis banget sihh! gw pengen punya cowo yang sebegitu berkorbannya buat gw! tampan pula! wkwkwkwkw!

Kamis, 04 Desember 2008

Pagi hari sudah menangis

" Semuanya gw brangkat dlu, sry klu gw g bsa nyebut satu2... gw seneng banget punya shabat kya lu semua.. enjoy the scene banget lah.. !! "


kalimat itu saya terima berupa sms pada pukul 07.21.. namun seperti biasa, saya baru baca pukul 08.00--saya baru bangun tidur..
membacanya, saya sangat terkejut.. sebenarnya saya sudah mendengar kabar dari fs bahwa ia akan berangkat jum'at.. seharusnya tidak sterkejut itu.. tapi kenapa ya? rasanya kaget saja..
itu sms dari said, temen sekelas, temen seperjuangan, temen gokil yang akan terbang menuju jerman hari ini..
hati saya menangis membacanya,
dan tiba-tiba teringat kenangan-kenangan yang pernah kami lalui bersamanya..
rasanya belom cukup untuk memberikan kenangan yang terindah buatnya..
hati saya tiba-tiba berasa kosong..
memuncak air mata saya keluar, tak tahan kelopak mata membendungnya ketika saya ingin menuliskan hal ini di blog..

benar-benar memuncak...
saya terisak pelan karena tidak ingin terdengar oleh om saya yang sedang tertidur di sofa belakang...