Kamis, 29 Mei 2008

KALIMAT KEBEBASAN

Setiap orang ku yakin punya jiwa yang bebas
Artis papan atas yang selalu di kawal oleh dinding manusia hitampun ingin bebas. padahal sudah tentu ia punya uang banyak dan bisa pergi kemanapun ia mau. tapi tanggung jawab akan pekerjaan menjadikan kebebasan seperti angan-angan saja.
Anak jalanan yang sudah bebas hidup di jalanan ingin bebas dari kejamnya kehidupan.
Bahkan orang yang punya masalah dalam hidupnya pun ingin bebas dari lilitan utang, dosa, dengan cara bunuh diri.

Ada orang yang bilang bahwa jalan tak tentu arah tak punya tujuan.
tapi bagiku itu justrulah tujuan. berjalan tak tentu arah bukan berarti ia tak mengerti apa yang dilakukan. tak tentu arah ku artikan sebagai luapan emosi yang tak terbendung. itu adalah kebebasan--bagiku. Punya cara tersendiri mengartikan kebebasan dan tujuan.

Tak mengenal utara, selatan, barat, ataupun timur.
berlari hingga kaki melepuh.
melawan arus angin menghantam wajah--berteriak, bernyanyi hingga bosan ingin balik lagi ke kampung halaman.
setidaknya itu yang sedang ku impikan sekarang.
bukan impian utama.
hanya saja jika merasa bahwa dunia ini tidak memenuhi kireteria kehidupan, ingin rasanya aku begitu.
jiwa yang seperti itu mulai tumbuh tunasnya dalam diriku.
aku melakukan pemberontakan kecil.

Aku tahu.
aku laksana tong kosong nyaring bunyinya.
bodoh mungkin, tapi bukan itu.
aku hanya bisa berteriak tak bersuara.
tak mampu meneriakan kata bebas apalagi bertindak.

ingin sekali pergi kemanapun aku mau.
tapi aku masih terlalu kecil untuk menuding alam. aku pasti mati. untuk apa bebas tapi hanya berujungkan kematian?
ketika sampai puncaknya, aku temukan kalimat-kalimat mewakilkan kebebasan tak terwujud.
perlu kuberitahukan kawan. tak pandai aku merangkai kata-kata. tak pandai aku menggunakan kata-kata itu sebagai ekspresi kebebasan tak terwujud. keluhanku sungguh tak berarati....


Aku ingin mendaki puncak tantangan, menerjang batu granit kesulitan, menggoda mara bahaya, dan memecahkan misteri dengan sains.
aku ingin menghirup berupa-rupa pengalaman lalu terjun bebas menyelami labirin lika-liku kehidupan dengan kemungkinan-kemungkinan yang bereaksi satu sama lain seperti benturan molekul-molekul uranium; meletup tak terduga-duga, menyerap, mengikat, mengganda, berkembang, terurai, dan berpencar ke arah yang mengejutkan.
aku ingin mengarungi padang dan gurun-gurun, ingin melepuh terbakar matahari, limbung dihantam angin, dan menciut dicengkeram dingin.
Aku ingin hidup yang menggetarkan, penuh dengan penaklukan.
Aku ingin hidup! ingin merasakan sari pati hidup!
(Edensor-Andrea Hirata)
ingin rasanya seperti itu!
Itulah kalimat kebebasan.

Jumat, 23 Mei 2008

SURVIVE

Aku sering di ancam
juga teror mencekam
kerap ku di singkirkan
sampai di mana kapan

kubisa tenggelam di lautan
aku bisa di racun di udara
aku bisa terbunuh di trotoar jalan

Aku bisa di buat menderita
aku bisa di buat tak bernyawa
di kursi listrikan ataupun di tikam

Tapi aku tak pernah mati
tak akan berhenti...




Efek Rumah Kaca
Di udara

Rabu, 14 Mei 2008

inilah hari yang bosan

aku temukan sebuah puisi dari dia yang tidak kukenal. inilah hari yang bosan...

......membuatku bosan.

kubuat guratan pelampiasan di sehelai kertas dan kulemparkan ke jalan.

10 menit berlalu.
kulihat seseorang pemulung mendekati kertasku.
belum sempat dipungut dia telah meludah teriring sumpah serapa "bangsat, sampah sialan!!"
disepaknya semakain dalam...

entah jam berapa...
orang gila berlari dan menari.
berhenti, mengambil kertasku...
diciumi, digrogoti, dibuat seperti bola dengan ditendang dengan kelingking, sambil tertawa...

kertas dikembalikan ke tempat semula..
aku tersenyum saja
(*takut kalau-kalau aku bertingkah melebihi senyuman disangka orang gila juga)

jarum jam terus berdetak..
anak kecil pulang sekolah, membuka lipatan kertasku...
mencoba mengeja...geleng-geleng kepala saat ada yang tidak terbaca
dilipatnya jadi pesawat, dengan asal-asalan dilempar keselokan terbawa air comberan menjadi sandaran jentik.

tak ada yang salah...
pemulung, orang gila, maupun anak sekolah,
kertasku memang kuanggap sampah
tempat kulempar amarah hingga bucat

sore hari...
kembali menatap langit yang masih diam namun bosan
kulempar pada malam jika dia datang!
entahlah..
aku hidup di batas hitam dan putih condong ke kelabu gelap
dalam ruang pengap berkeringat
mengintip lentera dibalik 99 sekat

jangan kau tanya, dimana romantisme, isak sendu... dan kelakar rindu
karena bosan sudah menagih...

Senin, 12 Mei 2008

NO MUSIC, YES CRY

gw bener-bener terimakasih banget sama mereka yang mencintai music
gw bener-bener terimakasih pisan sama para composer music.
apa lagi orang-orang yang bisa merangkaikan kata-kata yang enggak bisa gw rangkai.
kadang kala, gw selalu merasa bucat! bete abis ngeliatin blog anak-anak.
mereka begitu lancar sekali mengetikan kata-kata.
eksperesi mereka begitu tersampaikan hanya dengan beberapa kalimat saja.
kalau gw, begitu buka posting, bingung dech mau nulis apa.

rasanya perasaan ini lagi senang
rasanya perasaan ini lagi bucat
rasanya perasaan ini lagi kesal
dan perasaan2 lainnya.
tapi enggak bisa gw sampaikan dengan baik.
tapi banyak teman-teman gw yang lagi marah, BT, atau apapun itu bisa di sampaikan melalui kata-kata yang bernuansa puitis.
salut abis buat kalian!
kadang kala, saat membaca uneg2 mereka yang puitis tea, pas dengan perasaan gw saat itu. dan rasanya lega setelah membacanya karena menggambarkan perasaan gw saat itu.
tapi ujung2nya BT sendiri gara-gara gw mikir, kenapa gw enggak bisa kayak gitu sih?! kenapa harus dia yang nulis kata-kata itu? kenapa enggak gw?

gw enggak bisa begitu.
atau lebih tepatnya, gw enggak begitu.
makanya gw apresiasi pisan orang-orang yang yang pandai merangkai kata menjadi bentuk ekspresi mereka.
dan gw berterimakasih pisan sama para composer music karena mereka mewakili pengekspresian gw.
bayangkan kalau enggak ada!
bayangkan!
bayangkan!

fungsi music buat gw juga bukan hanya pengekspresian diri.
banyak lagu yang menurut gw justru mengingatkan gw pada banyak orang ataupun peristiwa.
contohnya :
  • anamadi natu i'lmi wa ali yu babuha... ngingetin gw ma abu ali... (bisnya kayanya enggak ada lagi lagu yang dia bisa hehehe)
  • Tatoo nya jordin sparks ngingetin gw ma mila (kita seneng banget ma lagu ini ya mil? ^ ^)
  • Bukan Bintang biasa ngingetin gw ma qisti dan ninis (karena gw benci lagu ini dan mereka selalu nyanyi'in di kuping gw dengan sengaja! anting!)
  • Last to know ngingetin gw ma rara
  • one last breath ngingetin gw ma imam
  • lagu rindu ngengetin gw ma dwi dan rifqi
  • dua-kau ngingetin gw ma adi, puri, dan sandi
  • miskat ngingetin gw ma endingnya SWC
  • don't look back in anger ngingetin gw ma LnC
  • tokyo drift ngingetin gw ma MBC3
  • Heaven say samething ngingetin gw ma santi, vita, dan keisah (sewaktu kita selalu bersama)
  • lagu nidji, efek rumah kaca, coldplay, 311, dll ... yang selalu di nyanyikan anak-anak klo lagi kumpul.

beuh!

banyak kenangan pisan cuy!

beuh! bayangkan kalo g ada music!

bayangkan!

bayangkan!

there aren't GOOD BYE but SEE YOU LATER

Ada lagu yang slalu terbayang di benak gw kalau kita sudah menjalani perpisahan nanti....
walaupun perpisahan itu belum terjadi, gw slalu sedih klo mendengar lagu ini apa lagi kalau gw memejamkan mata dan memori-memori kecil yang luar biasa berharganya menari-nari di udara... melintas.....

SEBUAH KLASIK UNTUK MASA DEPAN
created by : sheila on 7
Jabat tanganku
mungkin untuk yang terakhir kali
kita berbincang
tentang memori di masa itu
Peluk tubuhku
usapkan juga air mataku
kita terharu
seakan tiada bertemu lagi
bersenang-senanglah
karena hari ini akan kita rindukan
di hari nanti
sebuah kisah klasik untuk masa depan
bersenang-senanglah
karna waktu ini akan kita banggakan
di hari tua
sampai jumpa kawanku
smoga kita slalu
menjadi sebuah kisah klasik untuk masa depan
mungkin diriku
masih ingin bersama kalian
mungkin jiwaku
masih haus sanjungan kalian
percaya atau tidak percaya
gw menulis ini dengan tangan gemetaran dan menangis
tidak terbayangkan bagaimana sedihnya bila perpisahan itu benar-benar terjadi

gembel

mood ga bersahabat
engga bucat otak, bucat perut, bucat uang!
uang 15 ribu, dengan bangganya nyengir begitu gw buka retseleting dompet.
aduh, tinggal 15 ribu!
kalau di hari biasa gw yakin 15 ribu itu bisa utuh.
tapi sekarang bukan hari yang biasa.
keadaan gw lagi kacau balau!
enggak ada makanan pula di kosan!
di sadari gw belom makan dari kemaren malem lantaran gw mempertahankan uang 10 ribu supaya bisa di pake di hari yang enggak biasa itu!
ini saatnya untuk menggunakan uang itu kan?
tapi kalau cuma makan doang, cuma perut gw aja yang happy.
gimana dengan batin gw yang lagi bucat?
gw ngilirik jam.
jam 8an.
gw putuskan untuk ngegembel aja seharian ini.
mandi ala kambing yang asal basah dan wangi.
dan telah di tentunkan tujuan ngegembel pertama adalah BIP.
tapi begonya gw, yang nyampe sana jam 9an, BIP belom buka!
BIP buka sejam lagi.
duh, ngapain dulu ya sebelum BIP buka?
kebetulan mata gw ngelirik F.O depan BIP.
Kaki gw melangkah menyebrangi jalan yang biasanya di penuhi angkot yang g tahu aturan--kini sepi pisan!
F.O juga enggak kalah sepinya.
gw pengunjung pertama gw rasa.
seharusnya gw dapet hadiah gitu ya karena gw adalah pengunjung yang datang selagi mba-mba dan mas-mas di sana lagi ngeluarin barang-barang dagangan mereka.
(woy, kepagian neng!)
ah, bodo teuing!
ada sekitaran gw 1 jaman di F.O yang hasilnya cuma ngebatin!
banyak banget baju yang gw taksir dan harganya murah pisan.
yah,, itu bakal murah kalau gw bawa uang 100ribu.
realitanya, 100ribu, 10nya gelinding 1.
bener-bener gembel.
udah dech, mending gw keluar aja.
setelah keluar, seakan-akan BIP manggil2 gw.
dengan senang hati dong gw melangkah lagi buat nyamperin BIP.
setelah udah nyampe di tanah BIP, ada yang manggil2 gw denganlebih menggoda.
Gramedia.
bueh! dari pada gw liat melongo-longo enggak jelas dengan mata bolor gw di BIP, mending gw k gramed lebih berilmu.
gw melangkah meninggalkan BIP dan mendengar teriakan BIP "wooo... penghianat!"
ngerasa bersalah gw ma BIP.
walaupun dalem hati gw bilang gramed lebih berilmu, tetep aja tujuan gw di gramed adalah lantai paling atas dimana komik-komik berjejer dengan riangnya.
sial! karma benar-benar terjadi. gw di kutuk sama BIP lantaran ngehianatin dia.
komik-komik di sana sama sekali enggak ada yang bisa gw baca!
semuanya di bungkus rapih--licin pisan!
andaikan setan lebih kuat dari pada malaikat, gw bisa aja ngerobek tuh bungkusan.
tapi gw selalu inget kata-kata emak gw, " kebaikan pasti akan mengalahkan kejahatan, anakku."
gw urungkan niat untuk merobek dan kembali ke jalan yang benar.
oh, ya!
gw baru inget.
gw pernah baca buku di sini. novel. dan belum tuntas gw baca.
mending gw menghabiskan hari-hari gw yang bucat dengan membaca buku.
gw inget pernah ngeletakin buku itu dimana--di bagian psikolog.
dengan langkah riang dan senyum senang, gw samperin tuh rak-rak yang berisi buku psikolog itu tapi begonya gw..... GW LUPA JUDULNYA! gw rasa, gw juga lupa ceritanya....
ah, bucat!
emosi pisan gw!
cacing-cacing di perut gw manja minta di kasih makan pula!
anting!
udah ah, gw ambil sembarang buku yang lagi kebuka aja!

LUKA CINTA ANDREA.
kisah seorang ibu yang membunuh kelima anaknya di dalam bathup kamar mandi.

beuh!
lumayan nih..
baca ah...

lambat laut, gw mulai terhanyut dengan jalannya cerita tapi perut tetap enggak bisa kompromi.
makin ganas aja nih cacing!
gw ngerlirik jam.
jam 13.30..!
terang aja nih cacing-cacing pada ngamuk!
gw belum makan minum sedari berangkat tadi.
demi keselamatan cacing-cacing gw, khususnya kesalamatan badan gw yang udah mengurus, gw harus makan walaupun badai menerjang! (alah..)

gw keluar dari gramed mencari makan.
McD....
Boleh juga...
tapi gw harus liat my money dulu...
11ribu!
bisa makan apa gw 11ribu di McD.
Akhirnya gw sms temen minta saran.
dia bilang ada ko yang di bawah 10ribu.
berbekal keyakinan seorang teman, gw nekat beli McD.
Gw ngantri dengan perasaan was-was.
(jadi inget waktu tahun 45 dulu--waktu ngantri sembako....)
tibalah giliran gw.
si te2h McD ngewawancarain gw : silahkan, pesan apa?
gw : hmmmmm..... (mikir: maunya sih bilang, "teh, saya adalah pengembara dari negri kircon. kalau di perbolehkan, gratis? ya.. pasti enggak boleh ya...akhirnya gw putuskan...) nasi 1 ayam 1 aja dech teh.
te2h McD : minumnya lemon tea?
gw : (begonya gw) oh, iya teh.
lagi proses cek harga.
gw g siap sama kata-kata yang akan di keluarkan sama te2h McD dan benar terjadilah..
te2h mCd : 17.500
TIIDDDDAAAAAAAAKKKKKKKK!!!
kringat gw bercucuran! jantung bedetak tak karuan! aduh, seinget gw, gw cuma ada sisa uang 11.ribu! Anting! masa gw harus bilang, bentar ya teh, mau malingin dompet orang dulu.
ayo berfikir, berfikir! pasti ada jalan keluar!
gw : oh, enggak usah pake lemon tea teh.
te2h McD : Jadi... 12.000
gw : (dalam hati) alhamdulillah.... (eh, setelah gw pikir2, seinget gw, gw cuma ada sisa uang 11ribu)
TIDAAAAAAAAAAKKKKKKKK!!!!
masa gw harus bilang, enggak usah pake ayam dech teh.
bisa-bisa si te2h McD bilang, ye... beli aja sana di warung padang!
itu artinya, gw harus ke padang dan dengan uang 11 ribu boro-boro nyampe padang, bekasi aja belom!
setelah beradu dengan akal dan nafsu, akhirnya gw memilih pasrah.
gw yakin Tuhan bakal menurunkan rahmatnya kepada orang-orang yang tertindas.
dengan sok-kulnya gw membuka dompet sambil gemetaran.
gw intip pelan-pelan tuh dompet.
mudah2an jadi ada 50ribu di dompet gw.
TIDDAAAAAAAAAKKKKKKK!
Uang gw masih tetap utuh 11 ribu! bener2 11ribu! enggak kurang enggak lebih!
ini cobaan dari Tuhan! gw harus tetap bersabar!
ting! tiba-tiba gw mendapat ilham.
gw masih inget gw ada 5ratusan 2 di dlam celana gw. (bukan celana dalam ya!)
itu kembalian waktu gw naik angkot dari depan grya mpe BIP.
gw rogoh kantong gw dan ALHAMDULILLAH!!! ternyata benar! ada 5ratusan dua yang itu artinya 1000 yang itu artinya pas gw bayar 12ribu!
Tuhan masih sayang ma gw!
I LOVE YOU, GOD!

gw bayar dech tuh McD dengan bangga.
dan makan dengan senang walaupun minum dengan ludah.

keluar dari McD, perut sudah terisi.
gw memutuskan untuk ke basement yang ada di BIP buat shalat.
gw mau beralhamdulillah ria dengan Tuhan yang sudah menyelamatkanku dari kelaparan!

setelah itu, gw putuskan untuk malanjutkan buku yang lagi gw baca tadi.
lagi-lagi gw terhanyut dalam cerita tapi waktu enggak kompromi ma gw.
jam 5 lebih.
gw harus pulang.
pulang lah gw dengan bangga karena makan sudah, dan menghabiskan waktu jombloku dengan membaca buku. yah, not bad lah buat hari yang bucat....
selagi perjalanan turun dari tangga gramed, rasa-rasa ada yang aneh dalam diri gw... bukan! lebih tepatnya, yang aneh adalah dompet gw!
Beuh!
kosong pelompong!
mati gw! gimana gw pulang?!
anting!
mau enggak mau gw harus jalan kalau begini jadinya!
yah, jalan... hanya bermodalkan sms teman sebagai sumber informasi dan nanya2 ke orang.

udah gw aus, duh menderita pisan!
gembel banget dech!

tapi enggak tahu kenapa, gw seneng banget karena itu pengalaman gw s'umur hidup dan enggak pernah gw lupain!

perjalanan di tempuh sekitar 1- 1,5 jaman. tapi gw lalui itu dengan senyum yang menari di udara.

.............................. singkat cerita (tangan gw udah mulai pegel nih) gw nyampe juga di depan grya. ada sekitaran 10 menitan lagi gw nyampe di kosan. tapi 10 menit itu rasanya 10 tahun! gw udah enggak sanggup jalan dan akhirnya gw putuskan gw naek ajek dan bayar tuh ojek pake uang ibu kosan.

gw manggil tukan ojek dengan sekali lambaian tangan.
duh, setelah nempelin pantat di bantalan motor, gw serasa di surga......
hembusan angin yang menerpa gw, gw terima dengan suka cita... rasanya seneng banget!

akhirnya nyampelah gw di depan skul gw.
oh, gw melihat, di halaman depan sekolah gw, gw liat ada motor temen gw yang dimana temen gw itu minjem uang 50ribu gw. (sebelumnya, gw nyuruh dia buat jangan di abisin duitnya supaya gw bisa makan malem nanti) langsung dong gw samperin tuh temen gw dan minta sisa uang gw di dia. tukang ojek yang sedari tadi menunggu pesangon pun gw bayar sebesar 3000 rupiah.

ah.... gw melangkah santai ke kosan.
enggak sabar buat merebahkan bdan di kasur dan tidur....

hari itu bener2 gw ngerasa gembel.
walaupun segembel-gembelnya orang, enggak mungkin bakal makan McD.

dah... jari-jari gw kriting...

Minggu, 11 Mei 2008

malam dingin berselimutkan teman.

kemaren, tepat setelah azan magrib. Gw, rara, adi, dan gita bergegas pergi dari pos dadeng sebelum sang penghuni (dadeng) membunyikan pluitnya yang enggak kenal kompromi di telinga.
kita pindah tempat nongkrong.
B.A (Baca=Bi-ee) menjadi pilihan hang-out kita selanjutnya.
kita tertawa terbahak-bahak.
adi yang main game di labtopnya danl g bosen-bosen ngatain rara 'moron'.
rara yang moron marah-marah gara-gara di katain moron ma si cina.
gw ma gita yang cuma bisa ketawa....
(oh, ya... sebelumnya kita mesen kue putu + mesen teh anget di B.A)
enggak terasa kita ngobrol mpe jam 9an.
adi minta tolong ma gw buat bukain tas gitarnya dia.
yeah! ini saat nya kita bernyanyi ria!
enggak tahu kenapa, kalau nongkrong bareng anak-anak tapi enggak ada jreng-jreng gitar, rasanya kurang afdol.. menurut gw sih.
yah.. akhirnya kita semua bernyanyi. tembang pertama yang di bawakan adalah lagu chrisye with title...................... duh, lupa gw! pokoknya lagunya chrisye aja ya...
tembang kedua sandi, temen gw yang datang setelah gita pulang, request lagu cinta terakhirnya gigi.
lagu ketiga, di request sama rara. dia minta lagu air dan apinya naif. wah, lumayanlah bikin mata melek. soalnya, 2 lagu sebelumnya bikin mata gw merem-melek dan nguap ala naga. kita nyanyi sambil badan goyang ke kanan dan goyang ke kiri (tunggu! kayaknya gw aja yang goyang..)

tapi di tengah lagu,gw berhenti nyanyi.
leher gw tercekat dan mata gw terasa panas.
gw enggak sanggup buat mengeluarkan suara.
gw menundukan kepala dan tiba-tiba turunlah sebutir air.
gw nangis.
gw g tahu alasan gw nangis kenapa.
apa gara-gara gw lagi 'dapet' jadi kebawa sensi yang suka enggak jelas dateng tiba-tiba?
apapun itu, saat itu, gw merasa sedih pisan...
gw mikir, kapan lagi gw jrang-jrong-jreng, lalala-lilili sama mereka-mereka.
ah, shit! klo mikirin yang kayak begituan, makin kejer nangis gw.
justru 'kapan lagi' itu jangan sampai rusak gara-gara air mata.
gw tegakin lagi kepala gw sambil narik-narik ingus.
yah, gw nyanyi2 lagi bareng mereka.

saat itu, gw ngerasa malam bandung, enggak mampu memasukan dinginnya ke dalam selimut yang diberikan oleh teman.

rasanya hangat sekali.

Jumat, 09 Mei 2008

enggak tahu judul (mother how are you today?)

enggak tahu judul,
enggak tahu juga mau tulis apaan..

yah... karena ini tulisan pertama gw di bulan mei, gw mo sei helo aja dech!

seii "Helo!!!" ^ ^

hem.. basi ya cuma segini aja?

mungkin gw punya sedikit cerita.
hm.. coba gw pikir-pikir dulu..
hmmmmmmmmmmmmmm
mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm
mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm
mmmmmmmmmmmmm
zzzzzzzzzz
zzzzzzzzzzzzzzzz
zzzzzzzzzzzzzzzz

oh, ya!
gw pengen cerita tentang seorang wanita hebat yang telah mengandungku dan merawatku penuh kesabaran atau mungkin gregetan? karena 'nih anak ko ga gemuk2 ya?'
(ya.. mungkin engkau lupa memasukan daging gajah bumbu rica-rica ke dalam menu makan malam... )

siapa lain dan siapa bukan, (jadi siapa dong?) yaitu, adalah, ialah,
IIIIBBBBUUUUU!!!!
*standing aplous plissssss.....

Ibuku adalah ibu yang hebat. itu terbukti dengan besarnya pengorbanan yang telah di berikannya serta besarnya badan ibuku.
(fakta membuktikan, dari suami sampai kedua anaknya berbadan kurus)
tapi yang mau gw ceritain di sini bukan sedih-sedihnya cuy! tenang aja... ga perlu seduh sedan atau sedia ember.

mulai dari mana ya?
hm.. oh, ya! waktu liburan sekolah (gw lupa kapan) gw lagi main ke kamar nyokap gw. kebetulan di atas meja riasnya, gw ngeliat ada jam tangan bermerk Gucci (bener ga sih tulisannya?) karena modelnya khusus wanita pastilah gw pikir itu punya nyokap gw.
beuh! keren juga nyokap gw punya jam Gucci. karena yang gw tahu Gucci kan lebih punya nama ketimbang kaleng (lho?)

singkat cerita, gw sekeluarga pergi naik mobil. kita mau keluar,jalan-jalan mungkin ya? gw lupa.. tapi yang gw g lupa adalah saat itu nyokap gw pakai jam Gucci itu. Di perjalanan, nyokap gw cerita..

nyokap : mba, keren ga jammnya? gucci lho!
gw : hm.keren.
nyokap : punya mang yudi sih. yah, tapi lumayanlah di pake buat jalan-jalan.
gw : LHO? BUKAN PUNYA BUNDA TOH?
(dalam hati : nyolong? ga mungkin! nggak mungkin nggak ketahuan soalnya badan nyokap gw kan besar!)
nyokap : bukan. mang yudi nitip katanya mau di benerin.
gw : oh....
nyokap : ya.
gw : LHO? JADI TUH JAM RUSAK? NGAPAIN DI PAKE?
nyokap : kan di bilang lumayan buat jalan-jalan.
gw : terus kalau ada yang nanya jam berapa gimana?
nyokap : yah, diem aja pura-pura ga denger..

tuh kan begitu hebatnya ibuku...

hm, ada lagi lho..

apa ya?

oh,
waktu itu kita sekeluarga juga jalan-jalan. mau ke McD ceritanya..
dari semua keluarga gw yang doyan ma si Mc-Mc (hati-hati bacanya) cuma ade gw doang. dan klo mesen g nanggung. bukan g nanggung banyaknya tapi g nanggung sayangnya. soalnya walaupun ade gw beli sejuta potongan ayam di Mc-Mc yang di makan cuma terigunya doang. kulitnya yang garing krispi-krispi itu lho.....
biasanya klo lagi laper banget, ade gw suka makan double porsi. nah ade gw bilang dech ma nyokap gw.

Gondil (sebutan gw buat ade gw) : nda, laper...
nyokap : ya, nanti beli McD
Gondil : 1 nasi 2 ayam ya nda! laper banget nih!
nyokap : jangan! 2 ayam 1 nasi aja!
*awalnya sih gw g ngeh ma percakapan mereka sebelum gw sadar ade gw ketawa ngakak banget... orang gila.....
gondil : sama aja kali nda! 1 nasi ma 2 ayam tuh = 2 ayam 1 nasi. gimana sih?!
nyokap : oh, sama ya?
gw : (loading--> !!! eh, iya, ya! )
akhirnya nyokap gw ma ade gw yang ketawa ngakak. 2 orang gila. 1 orang lemot.

hei, ada lagi lho kisah menyedihkan lainnya....tapi udah malem uyh! mau udahan dulu.... bye!