Jumat, 19 Desember 2008

Jendela yang kurindukan

Sempat terfikir oleh saya, apa keputusan saya untuk kuliah di jakarta adalah keputusan yang baik?
rumah yang saya rindukan, hanya menjadi tempat tidur, nonton, dan makan saja..
saya merasa sendiri...
hubungan dengan keluarga dirasakan tidak lancar semenjak saya di jakarta.. padahal salah satu alasan terkuat saya untuk kembali ke jakarta adalah untuk dekat dengan mereka..
saya tidak pernah sepaham dengan mereka--bahkan saya dengan ibu saya sendiri..
kadang-kadang saya sempat berfikir, apa ada yang salah dengan otak saya?
kenapa berbeda sekali cara pandang saya dengan mereka sampai-sampai berujung dengan acuh tak acuh..
kampus mau tidak mau menjadi tempat yang terbaik pada akhirnya.. padahal tempat itu merupakan tempat pertama yang saya anggap tidak mencerminkan diri saya sama sekali--sampai sekarang, tapi saya merasa lebih senang di kampus ketimbang dirumah..

saya merasa masalah utama saya dirumah adalah komunikasi saya dengan ayah..
ada yang salah..
tidak seperti dulu..
semenjak saya menetap dirumah, saya menjaga jarak dengan orang tua.. tapi jeleknya, saya merasa itu seperti sebuah keharusan..
karena tidak sepaham, saya jadi jarang cerita--bagaimana saya dikampus, kejadian saya pada hari ini, apapun, karena saya menjadi kesal pada akhirnya sebab perbincangan kami pasti berujung pada berselisih kata..

salah satunya yang paling menghibur di rumah adalah tivi dan adik saya..
mengingat bahwa adik saya merupakan hal yang membuat saya sedikit betahan dirumah, saya merasa malu juga tidak percaya..
seperti halnya adik dan kakak, hubungan kami penuh dengan pertengkaran saudara dan ja-im untuk menunjukan rasa kasih sayang antar sesama namun saya tidak merasa itu sebagai suatu halangan. Anehnya, saya merasa asik karenanya..

adik saya cowo tapi bisa menjadi tempat curhat yang hebat..
ia pendengar yang baik (sangat baik! sampai-sampai rela mendengarkan saya bercerita berjam-jam!)
ia tidak akan pernah komentar apa-apa..
tidak pernah menasihati saya ketika saya curhat karena memang itu yang saya butuhkan.
saya hanya butuh di dengar tanpa di hiasi nasihat karena saya telah memiliki nasihat untuk saya sendiri.. saya tahu apa yang harus saya lakukan..
saya tidak pernah mencurhatkan kepadanya soal yang seperti ini, hal-hal yang kecil saja--hal-hal yang tidak bisa saya perbincangkan dengan orang tua saya...
saya jadi tidak beranggapan bahwa adik saya adalah adik saya.. tapi teman sekaligus kakak..
dan itu membuat saya nyaman.. setidaknya dirumah..

ketika rumah tidak lagi menjadi tempat yang sepenuhnya nyaman, saya pun mencari kenyamanan itu diluar rumah..
saya merasa lebih baik jika dikampus..
namun yang saya takutkan, ketika di kampus saya merasa ada masalah, saya merasa harus menyelesaikan ini bersama teman-teman tapi tidak saya temukan, saya menjadi cemas..
saya bukan tipe orang yang mencurhatkan segalanya di buku diari karenanya saya harus menemukan orang yang tepat untuk saya ajak curhat.. tapi pedihnya, tidak ada! saya tidak menemukan orang yang tepat, saya tidak menemukan orang yang membuat saya nyaman..

akhirnya saya melarikan diri..
melamun..
lalu menangis..
jika ingat, saya akan menuliskannya di dalam blog (seperti sekarang ini)..

disaat butuh seseorang untuk saya keluhkesahkan namun tidak menemukannya, saya rindu kamar saya..
rasanya menyenangkan bisa sendirian dikamar.. tidak harus tersenyum dan tampak gembira.. kamar saya adalah teman bisu yang paling saya cintai..
namun, tidak saya temukan disini--tidak dirumah ini..
saya merasa kamar saya hanyalah sebuah kontrakan yang sewaktu-waktu saya bisa diusir darinya.. kamar saya hanya menjadi tempat saya tidur dan tempat ganti baju (tempat belajar, mungkin bisa)..
saya tidak menemukan kenyamanan di dalam kamar saya sendiri..
disaat seperti ini, saya rindu kamar saya yang dulu..
kamar saya waktu saya dibandung..
kamar itu, kamar kosan saya..
aneh ya? kok kamar kosan lebih nyaman ketimbang kamar milik sendiri di rumah? tapi itulah adanya..
saya bahkan bisa menemukan tempat favourite saya di dalam kamar itu..
saya senang meja belajarnya--membuat saya semangat belajar..
saya senang pintunya--membuat saya seperti membuka dunia yang dunia itu memang tercipta untuk saya..
seluruh ruangan disana tercipta untuk saya.. saya merasa bebas disana..
sesedih apapun saya, sedih itu adalah kegembiraan saya..

namun diantara semuanya, saya senang jendelanya..
jendela itu lebarnya selebar pintu yang memiliki panjang tidak sepanjang pintu..
jendela itu berwarna coklat.. terbuat dari kayu.. dan dihalang oleh trali-trali bercet putih..
saya gantung gorden berbelang kuning dan biru untuk menutupinya dengan tambahan berbagai pin/bros yang sengaja saya tusukan di gorden itu sebagai hiasan.. meja belajar tepat berada didepannya.

jendela itulah yang membuat belajar saya menjadi menyenangkan..
jika sinar matahari sore masuk, warna orange dari sumber kehidupan itu akan masuk lewat jendela saya dan dibiaskan oleh gorden saya..
indah sekali..
saya bisa duduk di depan meja belajar selama berjam-jam--melamun, belajar, menangis dengan memandangnya..
jendela itu bahkan bisa memancing saya untuk memikirkan Tuhan bila tertimpa hal yang menganggu perasaan..

lega bisa memandang murung ke luar jendela, memandangi hujan lebat dan membiarkan kesedihan saya mengalir..


dimeja itu,
dengan memandang jendela itu,
itulah jendela yang kurindukan..
jendela yang tak saya temukan dirumah saya, bahkan dikamar saya saat ini..
jendela yang menjadi teman bisu segala peristiwa saya--tertinggal bermil-mil jauhnya disana..

dan saya butuh jendela itu sekarang karena saya cemas kepada siapa lagi harus saya berikan padangan murung ini?

Selasa, 09 Desember 2008

once upon in december

Hari ini umur saya bertambah satu..
dan saya berharap berat badan saya pun bertambah satu..
hehehe...

hm..
jam 12 malam sudah ada teman yang memberikan ucapan ulang tahun ke saya lewat sms.. lalu menyusul dengan bunyi sms lainnya..
pada malam itu saya belom tidur..
saya sengaja untuk tidak tidur..
tapi tidak juga untuk membuka ucapan sms -sms itu..
saya biarkan menumpuk..
karna bakal seru kalau semuanya menumpuk saat membacanya..

di jam 12 malam itu saya melamun..
memikirkan apa rencana saya selanjutnya..
hhhh..
apa ya?
berfikir keras.. terlalu keras sampai-sampai saya tak kuat untuk menahan kantuk...
saya tertidur..

alarm hp saya berbunyi..
tepat pukul 03.30 pagi..
saya niat shalat tahajud dan berpuasa hari ini..
saya keluar dari kamar saya yang ada di lantai 2 menuju kamar mandi bawah..
gelap sekali di bawah..
sempat terpikir untuk mengurungkan niat saya melihat begitu pekatnya hitam di bawah sana..

tapi..

ini hari saya...
ini malam saya..
ini gelap saya..
ini pekat saya..

tak peduli rasa phobia yang menyerang malam ini saya tetap menerobosnya...
secepat kilat mengambil air suci dan kembali lagi menuju kamar..

saya bentangkan sejadah...
mengenakkan mukena putih suci secara perlahan
lalu mengucap takbir untuk YANG MAHA AKBAR..
syujud mengucap syukur tak terkira...
syujud merendah kepada YANG MAHA KUASA..
syujud menitihkan air mata tanda saya benar-benar makhluk tak tahu diri...
18 tahun silam dosa saya tak terhitung banyaknya..
tapi di dalam syujud bisa-bisanya saya minta ini itu padanya..
tak cukup kah udara yang saya hirup?
tak cukup kah tubuh dan organ dalam saya yang berkerja secara normal?
tak cukup kah segala rahmat yang IA beri?
masih ingin minta lagi?

memang manusia..
apa daya..
penuh dengan ketidakcukupan..

akhirnya dalam doa saya malam itu,
selain mengucap kata taubat, di selipi, di beri bumbu agar terlihat manis, kata-kata permintaan ingin ini dan itu..

setelahnya, saya kebawah...
ada cahaya disana.. pembantu saya sedang buat makanan untuk saya saur nanti..
saya menunggu.. duduk manis di meja makan..
hm, aromanya mantap..
(aduh, tiba-tiba perut saya keroncongan menulis bagian ini)

hm.. setelah mengisi tenaga untuk hari ini sampai matahari tenggelam nanti, saya mengambil air suci kembali untuk menunaikan shalat subuh, sedikit berdoa dan melanjutkan tidur lagi..

lalu tiba-tiba saya di kagetkan oleh suara ringtone di hpe saya..
ringtone tak mau berhenti...
dengan mata yang kicep-kicep saya berusaha meraba dimana hpe saya...
uh, berisik sekali!
ringtone itu tetap g mau berhenti..
ah, ini dia! dapat!
saya perhatikan jam saat itu dihape saya... stengah 6an...
siapa sih yang menelpon pagi-pagi kayak gini?
saya perhatikan telepon masuk itu...
hah? adii?
saya angkat... lalu dari sebrang sana dengan ciri khas nya, " ea ea" ia mengucapkan happy birthday untuk saya..
tak menyangka dan terkejut... (knapa nih orang jadi taubat gini? haha!)
selebihnya, mengencang urat-urat saya dan meningkat adrenalin saya..
hhhh.. emang g pernah berubah yee.. kita malah main kata-kataan di telepon..

setelahnya,
saya teringat...
saya langsung membuka sms yang sudah menumpuk...
15 jumlahnya..
semuanya mengucapkan HAPPY BIRTHDAY untuk saya..
oh, saya terharu juga tertawa..
isinya sangat membuat saya gembira..
ada yang sangat singkat, ada yang panjang bak novel, ada pula dengan berbagai bahasa..
dari kesemuanya, rata-rata mengucapkan "semoga tambah berat badannya"
>_< uhhh!

oh, iya!
itu termasuk visi misi saya di hari jadi saya ini..
haha!

hhhhh...
bergelimpah ruah rasa gembira saya hari ini karena ibunda saya menyempatkan untuk mengucapkan selamat ulang tahun pada saya di sela-sela ibadahnya di arab sana..
di sela doa-doanya untuk saya disana, yang paling mengesankan adalah.. " bunda juga berdoa supaya kamu dapet jodoh! yang kaya ya! trus cepet punya anak.. pengen nimang cucu nihhh! "

ampun..
saya masih remaja..
sama sekali tidak terpikirkan sekalipun dalam doa saya sendiri ucapan seperti itu..
haha.. ibuku okem!

HEI GIRL!
HAPPY BIRTHDAY! ^ ^

THIS IS MY DESEMBER

this is my december this is my time of the year this is my december this is all so clear this is my december this is my snow covered home this is my december this is me alone and i just wish that i didnt feel like there was something i missed and i take back all the things i said to make you feel like that and i just wish that i didnt feel like there was something i missed and i take back all the things i said to you and i give it all away just to have somewhere to go to give it all away to have someone to come home to this is my december these are my snow covered dreams this is me pretending this is all i needand i just wish that i didnt feel like there was something i missed and i take back all the things i said to make you feel like that and i just wish that i didnt feel like there was something i missed and itake back all the things i said to you and i give it all away just to have somewhere to go to give it all away to have someone to come home to this is my december this is my time of the year this is my december this is all so clear and i give it all away just to have somewhere to go to give it all away to have someone to come home to...

a new day has come

tadi pulang kuliah lumayan cepet gara-gara dosennya g dateng.. jadi gw putusin buat cabut aja.. trus nonton sendiri,TWILIGHT.. film romantis tentang vampir dan manusia.. hehehe.. lagi badung nih gw di saat gw mau beranjak selangkah demi selangkah menuju kedewasaan..

yup!
umur gw besok akan ** tahun (maaf di sensor)
makin di tuntut aja gw menjadi dewasa + menanggung dosa-dosa gw sendiri..
tapi gw shalat aja masih bolong belontong..
ngaji jarang..
ngelawan orang tua mulu..
berantem ma bokap mulu..

akhirnya gw ber-nazar.. puasa. sekalian bayar utang puasa..
ntar malem, mau melanjutkan ritual seperti biasa...
gw biasain dari umur gw 16 tahun, setiap mau ulang tahun gw shalat tahajud... merayakan ultah gw bersama TUHAN dahulu.. hehe
minta ampunannya,
dan bersyukur masih di beri kesempatan untuk bisa merayakan ultang tahun dari tahun ke tahun bersama TUHAN dan orang- orang yang gw cintaii...

trus,
nih ultah pertama gw jauh dari nyokap..
hm.. udah biasa sih.. soalnya dulu kan gw ngekos cuma yang ini beda aja..
nih ultah pertama gw selama 3 tahun terakhir g dibandung, g diB.A, g di smuth..
rasanya beda aja..
ultah di rumah..
hm... g ada nyokap pula.. nyokap lagi ke arab..
lagi-lagi jadi kesepian..

hm...
whis all the best for my self dech!

PS : gw bengong mulu sepanjang hari ini! gara-gara nonton twilight! resek! romantis banget sihh! gw pengen punya cowo yang sebegitu berkorbannya buat gw! tampan pula! wkwkwkwkw!

Kamis, 04 Desember 2008

Pagi hari sudah menangis

" Semuanya gw brangkat dlu, sry klu gw g bsa nyebut satu2... gw seneng banget punya shabat kya lu semua.. enjoy the scene banget lah.. !! "


kalimat itu saya terima berupa sms pada pukul 07.21.. namun seperti biasa, saya baru baca pukul 08.00--saya baru bangun tidur..
membacanya, saya sangat terkejut.. sebenarnya saya sudah mendengar kabar dari fs bahwa ia akan berangkat jum'at.. seharusnya tidak sterkejut itu.. tapi kenapa ya? rasanya kaget saja..
itu sms dari said, temen sekelas, temen seperjuangan, temen gokil yang akan terbang menuju jerman hari ini..
hati saya menangis membacanya,
dan tiba-tiba teringat kenangan-kenangan yang pernah kami lalui bersamanya..
rasanya belom cukup untuk memberikan kenangan yang terindah buatnya..
hati saya tiba-tiba berasa kosong..
memuncak air mata saya keluar, tak tahan kelopak mata membendungnya ketika saya ingin menuliskan hal ini di blog..

benar-benar memuncak...
saya terisak pelan karena tidak ingin terdengar oleh om saya yang sedang tertidur di sofa belakang...

Minggu, 30 November 2008

BUNUH!

harus ku bunuh perasaan ini agar tetap dekat denganmu!

Minggu, 23 November 2008

Syukuran Said

-Janjian ma anak2 jakarta lainnya, berangkat bareng ke bandung dari rumah preda

-Orait, trus besoknya, berangkat dari rumah gw jam stengah 7.. (gw tau bentuk rumah sandi, tapi g tau jalan ke sananya! haha) intinya mah.. nyampe aja ya...

-gw, rara, adi, gita, beke, preda... berangkat naek mobil preda.. kita berangkat jam 9an..

-dalam perjalanan, mobil preda di e'ein ma burung... (mpe pulang perjalanan ke jakarta, tuh tai masih nempel di kaca.. hahaha)

-nyampe dech! kumpul dulu di smuth! trus biasa, kita ke kantin.. salam ma teteh+kangenan ma jajanan di sana..! ^_^

-ketemu pa dede, " saya sengaja belom makan karena nunggu kalian... " ceunah. Yeah.. kita patungan 10ribu2 trus makan bareng... cuma rara entah kenapa g mood buat makan.. (oh, gw tau! jangan2 rara sengaja g makan supaya bisa makan puas di syukurannya si said ya! hahaha! kidding ra!) tapi pa dede ma husain harus pulang cepet... hiks!

-hm, apa lagi ya.. oh, iya! 14 silih berganti datang.. si akri yang tambah gondrong aja rambutnya (makin mirip vokalis the masiv! haha), tito yang di potong rambut nya (asa aneh tea), dika yang akhirnya datang jugaa + ceweknya, hadi yang sudah sedari hari kamis berada di bandung, irvan yang nenteng2 baju pesenan hehe..

-dengerin anak pada nyanyi di iringin gitar... akri, bani, said, dika, ali, irvan (ada lagi g?) si tito dengan sabar mengejreng gitarnya.. nyanyi lagunya peterpan yang divideo clipnya teh ada bom tea.. " kau tetap, kau tetap, kau tetap, kau tetap..............(diem lama, tiba-tiba) DUAR!! (nyanyi lagi, mpe berulang-berulang).. haha! kocak lah..! trus si akri nyanyi lagu koil feut. Ahmad dhani yang judulnya kenyataan di dunia fantasi sambil angkat2 tangan.. (ngemis? hehehe.. kidding)

-jam 5an, gw ma rara solat... ketemu qisti yang cerita dengan bangganya kalau dia abis nginjek tai ayam.. begitu berat perjuanganmu nak demi syukurannya si said.. hahaha! bis itu, ngeliatin anak-anak maen bola di... dimana ya? aduh lupa nama tempatnya.. pokoknya maen bola aja ya..

-ketemu babeh agus.. trus si babeh curhat gitu.. still shock until now beh!

-karena udah magrib, langsung menuju ke kosan si said. shalat magrib+shalat isya berjamaah barengan... (si said sempet g percaya ma gw banyak anak-anak yang dateng.. sialan.. yang dateng banyak kan id??!) bis shalat, yasinan untuk said yang telah meninggalkan kita.. (waa! nauzubila! kidding! haha) bis itu makan dech! hehe.. (eh, kakaknya si said yang namanya said juga.. (nah lhoo) dateng juga boo.. udah nyah-nyeh-nyoh-bah-beh-boh ngomong bahasa jermannya.. bueh!)

-selesai acara pokoknya, anak-anak langsung ke halaman kosan si said (ngobrol, maen gitar, dll dah..) trus si said mau kasih pengumuman ke semua anak-anak di sela ma si bani yang teriak " kalian ini masih mahasiswa baru! " hahaha... anak-anak pada ketawa aja dengerin si bani teriak gitu. sok lagi Ospek tea! balik lagi ke said, dia bilang " abis ini pada mau jalan g? " , " MAU! ".. intinya mah, tujuan jalan-jalannya ke lembang.. sayang, g bisa ikut semua.. kata si said, "eh, yang g bisa ikut, jangan doain gw kecelakan di pewasat ya! "hahaha... said bego! sangat di sesalkan sekali isan g bisa ikut, tapi ya apa boleh bucat, dia kan mau pacaran dulu ma COWOnya.. hahaha! pis! kidding san! mau dugem ceunah.. xp

-udah aja, kita berangkat jam 9-10an malem karena nungguin si opix bis ngenterin vita ke rumahnya.. total anak yang berangkat 30 orang! 12 orang termasuk gw naek mobilnya si preda.. sisanya naek motor yang jumlahnya 9 bonceng-boncengan... rada horor juga nih pas berangkat soalnya si preda matanya sipit tea.. eh, bukan, g pake kaca mata dia.. pa lagi yang bantu navigatorin si adi yang matanya sipit tea.. kan makin watir gw.. (haha!)

-di jalan, sempet pisah juga yang mobil ma yang motor.. trus si bene sms, " dimana? " karna gw bingung gw ada dimana, gw serahin hpe gw ke jae.. eh, si jae bilangnya " nyasar. lagi di dagoo. " dodol.. di jalan mobil kita hampir mau nabrak motor orang yang mau belok tapi beloknya g baleg tea.. untung aja si predanya sabar.. langsung minta maaf.. (yang minta maaf si preda, udah jelas-jelas kita jalan teh sengaja di slowin, biar tuh orang bisa belok.. ) hm, alasan sebenarnya sih.. kayaknya tuh orang rombongan, tapi rombongannya preman gitu.. g mau cari gara-gara, biar cepet, minta maaf ajalah kita..

-kita nyampe ibu warung di lembang duluan.. anak-anak motor pada belom nyampe.. (waduh, jangan2 bener2 nyusul ke dagoo? ahhaaha) udah aja, mesen kopi susu 8 gelas buat angetin badan..

-akhirnya, anak-anak motor dateng juga.. pesenan makan+minuman maken ramee ajeee... udah aja, dengan berjalannya waktu... banyak kejadian seru yang terjadi... ada yang maen gitar, ngobrol, maen truth or dare..

-yang maen truth or dare resek pisan.. gw ma wafa yang jadi korbannya (ada lagi g yang jadi korbannya?).. siapa sih yang nyamperin wafa, gw lupa, pokoknya darenya mah tuh orang yang nyamperin wafa nembak wafa... hahaha.. trus gw, pertama di samperin si joko klo g salah.. dia bilang, " mut, lw mau naek motor ma gw g ntar pulang?" langsung aja gw jawab, " gw kan naek mobil nya sandi odong.. " hohohoho.. bis itu, gw maen kejar-kejaran ma si ali.. filing gw udah g enak pas di samperin dia.. bener aja! dia nari-nari perut di depan gw n dengan entengnya bilang, " mut, gw seksi g? " langsung aja gw jawab " Ga! " hahaha... sory ya li.. gw g mau fitnah, mending jujur tapi menyakitkan.. hehe

-dengerin si bene nyanyi.. anak-anak pada bilang, bene suaranya keren banget... emang keren sih, tapi si bene kan klo nyanyi teh yang lagunya dangdut tea... jadi weee kita keburu ilfil tea ma dia tanpa menyadari bagusnya suara dia.. haha.. sry ya benn..

-bis itu, terlihat satu persatu anak gugur.. (tidur maksudnya) yang paling edan mah si preda.. geuleuh pisan tuh anak! dari awal kita nyampe ke warung ibu mpe mau pulang kerjaannya tidur ajaaa... ya, sopir sihh.. tak apa..

-yang begadang termasuk gw pada maen gitar, nyanyi, maen kartu (si said, wafa, bani, jaer.. sapa lgi toh? rame ajee maennya.. gw d suruh said dukungin dia.. si said main kartunya curang kawan-kawan! pantes ajee menang mulu.. wkwkwkwk eh, bukan.. dia menang gara-gara gw dukung.. hahaha!)

-trus waktu menunjukan pukul 3 pagi.. puncak-puncaknya dingin nih.. soalnya kabut lagi turun-turunnya.. sedangkan gw g bawa jaket sama sekaliii... baju seadanya aja... karena g kuat, gw pinjem jaketnya si said yang lagi anteng-antengnya maen kartu... trus gw ke tempatnya adi ma qisti nyanyi-nyanyi sambil gitaran gitu..

-jam 5an, si said mutusin balik.. " acara bebas" cuenah.. mau balik atau mau jalan-jalan lagi terserah.. tapi anak-anak mutusin kumpul dulu d smuth.. ada yang balik juga sih.. anak-anak yang lagi tidur, susah banget di banguninnya... trus si (siapa ya gw lupa) bilang, " ayo shalat subuh, shalat subuh". bah! untungnya si said ngomong gini, " lw klo yang ngajarin yang bener dong! masa shalat subuh? " hahaha! setan emang said! tapi jujur, klo ternyata anak-anak pada mau shalat, gw haroream tea.. anjrit! ti'is pisan caina oge!

-di perjalanan, mata gw berat.. (gw naek mobilnya si preda di kursi belakang bareng triandi, irvan, jae, sinta) mata gw minta tutup sebentar... udah aja, kepala gw gedeg-gedeg, maju-mundur ala dugem.. trus si irvan ngintipin gw yang lagi tidur.. gw sempet nyadar tuh.. akhirnya si irvan bilang, " ngantuk mut? tidur sini aja.. " si irvan meminjamkan pundaknya kepadaku untukku tiduri.. wkwkwkwk! (eh, jangan macem2 nih yang lagi baca.. pundaknnya aja ya!) udah aja gw nyender di pundaknya dia.. lama pa kagak gw tidur kagak inget gw.. kayaknya gw tidur cuma 5-10 menit dah, soalnya pas gw banggun, gw masih di daerah lembang gitu.. pokoknya gw bangun n g bisa tidur lagi bis itu..

-nyampe di smuth. anak-anak motor udah pada nyampe smuth.. lagi di DPR. bah,,, tuh mobil jadi rebutan buat anak-anak yang begadang. pada nguntuk n mau tidur di mobil... si adi tidur di kursi depan ma si preda (klo g salah), di kursi tengah si tito, di kursi belakang si irvan ma si qisti..

-anak-anak pada pamit pulang n say thank you.. (your welcome guys!) si said yang punya hajat juga pulang.. tidur meureun dia.. (for said=klo ke bandara, bilang-bilang!)

-trus kita laper. gw, rara, dhika, firzal, rahman15, preda, irvan, pijar, kisti.. (siapa lagi sih gw lupa) banyakan aja ya pada laper.. trus nyuruh si rahman buat beli nasi kuning langganan.. patungan 3ribu ewang. udah aja, si nasi kuning dateng kita makan di panggung DPR. nasinya semua di satuin.. ngariung makan sambil ngampar gitu barengan.. aih.. seru pisan laah.. terus pada curhat.. " dijakarta mah mana bisa gini.. anak-anak jakarta pada g mau susah.. ga tau artinya kebersamaan.. kebersamaan mereka ala dugem.. " intinya mah gitu...

-hia, perut kenyang.... oke.. di putuskan kita pulang jam 11an.. nunggu si sinta ma wafa dari kosan sinta mau ke smuth..

-semuanya udah lengkap kita chauuuu...! ada penumpang tambahan si pijar, irvan, ma kisti yang numpang di anterin.. di mobil kita bercandain si kisti " langsung ke jakarta kan? ", " langsung!" si kistinya, " ah, kalian mah.. anterin gw dlu.. " hahaha.. kosan di jalan suci ya? iya ga sih? gw lupa..

- udah dech.. semua nya udah balik, anak-anak yang dijakarta juga pada balik... laper nih kita.. akhirnya kita putuskan makan di solaria area rest... awalnya mau AW.. si wafa nawarin solaria, ya.. ambil ajalah.. yang penting isi nih perut.. tanpa disadari sepulang dari sana ada yang berduka.. hehehe..

-apa lagi ya? hm.. oh iya, urutan di anterin pulang ma si preda ; gw ma wafa duluan. gw diberhentiin di lampu merah abis pintu tol barat. (thx pisan ya pred. n thx pisan buat yang lain.. it's really fun!). nyampe rumah gw jam 5an... mandi+shalat asar... trus ngerjain tugas... trus langsung sms anak-anak yang lain, " kalian udah nyampe rumah blm? " tapi yang bales cuma rara, adi, wafa.. si preda ma si beke kgak bales sms gw.. (siapapun dah diantara mereka yang bales sma aja, tapi g ada satupun yang bales..). pikiran gw g enak.. takutnya si preda nganterin mereka dulu bertiga bis itu si preda ma si beke pulang ke rumah sendiri.. bukan apa-apa coy.. si preda kan nyetirnya sambil ngantuk tea.. takut kenapa2.. untung aja si rara bls sms gw bilang, " udah kok nek.. tapi di rumah sandi.. " fiuhh.. untung aja.. klo gitu mereka semua udah di rumah sandi dengan selamat..

-adi, turut bersuka cita (eh, berduka) atas tertinggalnya tas lw di solaria... gpp, isinya kan cuma kolor lw doang.. ahahaha!

-the end.

Rabu, 19 November 2008

si Bapak berpakaian batik

beberapa jam yang lalu sebelum menulis blog ini, saya bertemu dengan bapak berpakaian batik, bersepatu pantoefl, dan menenteng jaket hitam di salah satu lengannya.
saya tidak kenal dia.
dia pun tidak kenal saya.

kami bertemu saat saya baru keluar dari gerbang kampus, berjalan di depan gedung PMI jakarta dan di hampiri si bapak berpakaian batik.
ia menghampiri saya sambil ngos-ngosan dan bibir yang biru. ia keliatan lelah. lalu ia bertanya, " mba, kalau mau ke pancoran ke arah mana ya? "
lalu saya menunjuk ke arah depan. " bapak nyebrang jembatan dulu. terus naek bis. "
saya kira dengan hanya memberi petunjuk itu, si bapak sudah jalan dengan sendirinya. tidak tahunya dia mengeluh..
" Ya Allah... saya baru dari jempatan itu... ya ampun.. " katanya dengan membuang nafas yang berat.
saya tanya, " Bapak dari mana? "
tapi si bapak itu hanya menjawab dia dari Jawa. Jawa saja.
Dia menjawab pertanyaan saya dengan raut muka seperti orang yang berada di padang pasir dan kehausan. di dalam genggaman saya saat itu ada sebotol aqua yang tidak ada airnya.
Saya tahu bapak itu kelihatan lelah dan sangat kehausan. seharusnya saya tidak membuang sisa minuman yang tidak saya minum dengan alasan kembung ke sebuah pot di daerah kampus.
Saya merasa amat bersalah dan sangat menyesal telah membuang sisa minum itu.

karena merasa bersalah saya menawarkan diri, " kalau bapak mau ke pancoran, bareng saya saja... kebetulan arah saya ngelewatin pancoran. nanti kita naik bis bareng... "
si bapak dengan muka penuh harap merapatkan tangannya di dada, " Boleh mba kalau begitu.. tapi jangan sasarin saya ya... " ucapnya memelas.
mendengar jawabanya itu, saya merasa kasihan dan juga terkejut.
tidak mungkin orang berbicara seperti itu jika sebelumnya ia berusaha untuk mencari jalan namun tersasar pada akhirnya. akhirnya saya bertanya, " Bapak berangkat dari arah mana sebelum ketemu saya? "
Ia menjawab dengan rasa antusias. tapi saya menginterpretasikan sebagai nada yang penuh kecewa dan marah. " Saya jalan dari Meyestik. "
" Jalan pak? dari Mayestik? jauh banget pak.. " ucap saya tak percaya..
akhirnya dia bercerita..
dia dari jawa mau menemui saudaranya yang ada di daerah pancoran untuk menjemputnya karena ada sanak saudaranya yang meninggal...
yang benar-benar saya tangkap dari cerita dia hanya itu saja karena dia bercerita sambil jalan dan engos-engosan... dia entah dari mana, di turunkan sama supir bis di Mayestik... kata supir bisnya, tempat yang dia tuju sudah dekat.. namun sejauh dia jalan, dia tidak menemui patung yang sedang menunjuk itu... (pancoran)
saya merasa kasihan sekali..

namun di balik rasa kasihan, saya tersandung dengan realita bahwa ini adalah kota jakarta..
banyak orang yang menipu dengan bertingkah nyasar seperti ini..
namun rasa kasihan terhadap bapak ini lebih kuat ketimbang harus berprasangka buruk padanya..

dia bercerita, kalau istrinya orang tasikmalaya begitu saya menjawab pertanyaan dia kalau saya adalah orang bandung... (saya akhir-akhir ini selalu mengaku orang bandung klo ditanya dari mana asalnya ^ ^)
sejak itu, si bapak dan saya berbicara dengan bahasa sunda..
(sebenarnya, ia yang berbicara sunda. saya mengerti tapi tidak bisa bahasa sunda)

di ujung jembatan setelah menyebrang, saya dan si bapak berpakain batik menunggu bis 46 atau P6 yang biasa saya tumpangi..
selagi menunggu, ia mengeluarkan KTP dari dompetnya sambil mengeluarkan kalimat yang saya tidak mengerti apa maksudnya pada awalnya..
namun ketika dia mengeluarkan uang 1500 rupiah perak dari saku bajunya, saya jadi mengerti..
di dalam saku batiknya itu, ia hanya mempunyai uang 1500 dan bermaksud meminjam uang kepada saya dengan KTPnya sebagai jaminan...
saya semakin yakin dia hanya mempunyai uang 1500 di kantongnya saat ia berkata begini, " Saya takut saya di sangka pengemis sama orang-orang.. tapi saya butuh uang buat pulang.. saya putuskan tidak jadi kerumah saudara saya di pancoran itu karena alamatnya pun saya tidak begitu jelas.. begitu saya telepon kerumahnya, katanya sudah pindah ke cirebon.. saya jadi putus asa.. "
Aduh, mendengarnya hati saya tersentuk..
dari dalam dompet saya yang hanya ada uang 30 ribu, saya berikan 20ribu kepadanya. (saya tidak mungkin memberikan semuanya kepadanya, setidaknya saya pun harus punya uang buat pulang)
" ini buat bapak... supaya bisa bantu bapak.. " ucap saya sambil menyentuh pundaknya.
ia menerima uang saya dengan segan.
ia merasa tidak enak dan merasa ragu untuk mengambil uang yang saya beri itu, " Mba, saya takut disangka minta-minta... " ucapnya lirih.
saya langsung memotong ucapanya, " Enggak kok pa, saya ikhlas.. ambil aja pak.. "
saya kira dengan uang itu cukup. Saat saya tanya dia butuh uang berapa buat pulang, dia menjawab " saya naik bis, dan karcis bis mahal, 4o ribu mba... " ucapnya.
ia kurang 20ribu lagi..
di dompet saya hanya ada 10ribu tapi itu saya pakai untuk pulang...
saya dan dia sama-sama diam karena bingung harus bilang apa.
lalu ia memecahkan keheningan dengan berkata, " Mba, saya minta tolong... saya harus ke terminal pulo gebang buat beli karcisnya... tapi saya enggak ada uang... ini KTP saya, kalau mba mau nagih datang saja kerumah saya... "
saya mengerti maksud perkataan bapak ini.
namun saya pun tidak punya uang.
dengan berat hati saya bilang, " Maaf pak.. saya ada uang sebenarnya.. tapi 10ribu.. itu juga buat saya pulang... kalau rumah saya di daerah pulo gebang, saya bisa anterin bapak.. tapi rumah saya di bekasi pak... pulo gebang dan bekasi jauh jaraknya.. "
intinya perkataan saya ihi adalah, saya hanya bisa bantu sampai sini saja--dengan memberikan uang 20ribu saja.

tak lama berselang bis yang saya tunggu muncul dari kejauhan..
saya tanya sekali lagi ma si bapak itu, " Bapak jadi kepancoran? bis nya udah dateng.. "
tapi dia bilang, " enggak usah.. enggak jadi.. saya enggak tau rumah saudara saya dimana.. saya pulang aja.."
mungkin dalam wajah saya tersirat pertanyaan, bagaimana bapak pulang dengan uang 20ribu sedangkan uang yang dibutuhkan 40 ribu?
si bapak langsung menjawab pertanyaan tak terucap itu dengan berkata, " Saya jual jaket dan sepatu saya saja.. "
dengan reflek saya langsung menutup mulut saya.
saya ingin menangis.
Bapak itu lelah, tidak tahu berada di daerah mana, dan tidak punya uang...
lalu dia mendekap erat uang 20ribu yang saya beri, sambil berkata... " Doain saya ya mba.. terimakasih.. maaf jadi ngerepotin mba.. hatur nuhun.. " ucapnya lirih sambil menahan air mata yang menumpuk di kantung matanya.. (kelihatan sekali)
" Mangga pa.. hati-hati.. " ucap saya seadanya.

bapak itu pergi sebelum bis yang saya tunggu tiba di hadapan saya..
akhirnya saya menaiki bis itu sendiri dalam hati yang cemas, sedih, kasihan terhadap bapak itu dan marah karena merasa tidak bisa bantu apa-apa..

yang akhirnya saya hanya bisa berdoa semoga si bapak berpakain batik itu tiba sampai rumahnya yang jauh di sana dengan selamat..

Selasa, 18 November 2008

* * * * *

***** itu ibarat kentut...

kalau tidak di keluarkan rasanya sakit sekali..

saat di keluarkan rasanya maluuu!

namun setelah keluar, lega rasanya...

apakah ***** itu?

penuh senyum malam ini

malam ini dingin..
angin berhembus dari belakang melewati leherku yang kecil dan kurus..

tapi jantungku terus berdetak dengan cepat..
memompa darah yang bergejolak, mendidih, dan menghangatkan badan menuju hatii..

ia mengirimkan alunan nada
mencengkramku
tak berdaya
diam dalam keindahan, kekaguman, kerinduan..
terlihat sempurna pada akhirnya...

jauh sekali
namun serasa ia disini..

shit happened!

cek
cek
cek

ohohohohohohoho....

lagi g jelas..

gilaaa!!!

Jumat, 14 November 2008

SAKiiiiiiiTTTTTT

Apakah ini hukuman dari Tuhan?
kenapa ini selalu terjadi?

Hari ini gw g bisa ngomong apa-apa, menahan rasa sakit yang tak tertahankan, diam seribu bahasa...

Karna...
Sariawan gw segede jengkol!
sakittttt!

>_<

Selasa, 11 November 2008

bengong mulu dari kemaren

Orang bilang rindu itu indah,
tapi bagiku menyiksa...

Minggu, 02 November 2008

GEMBEL 2

sebelumnya pernah saya ceritakan dengan judul yang sama...
kali ini akan saya ceritakan kembali kejadian yang menguras tenaga dan emosi itu..
berbeda dengan gembel pertama dimana saya sengaja menggembel, di gembel 2 sama sekali diluar perkiraan saya..
maaf, lagi-lagi dengan bahasa yang tidak biasa..

Minggu, 2 Nov 2008

jam 08.00 pagi
gw putusin untuk bangun pagi di hari minggu yang biasanya gw masih bermimpi mpe jam 12 siang... semuanya demi melaksanakan tugas kelompok (4 orang) yang harus dikumpulin jum'at minggu ini..
rada stress juga buat ngatur waktunya :
senin libur, tapi mau dipake buat ngerjain tugas-tugas yang lain n nyicil bahan buat uts..
selasa mpe kamis uts semua, sedangkan hari juma't udah mulai presentasi kelompok.. jadi mau g mau harus ngelaksanain tugas kelompoknya hari minggu..
beberapa hari sebelumnya, gw mengatur waktu kapan kita obserfasi + siapa yang bertugas untuk membawa kamera digital.. bagus-bagus klo ada yang bisa nyetir sekalian jadi g usah pake angkutan umum... dan ternyata semua partner gw menyanggupi dan bilang, " ok hari minggu! "
sip lah gw tenang...

di jam 08.00 pagi di hari minggu itu, gw sms temen2.. " mau ketemua di kampus, atau ketemuan di mayestiknya langsung? " (sms dikiriiimmm)
lama... g dibales...
(sms diterimaaa) balesan pertama, " duh mut,, sry sodara gw ada yang meninggal... sekarang gw lagi ada di rumah nenek...)
gw : oke fine.. ada yang meninggal... it's okeeyy.. masih bersisa 2 orang lagi...
balesan kedua, " mut, gw lagi dirumah sodara di tanjungpriuk... lagi ada acara keluarga.. "
gw : what?!
anting! sumpah! di sini gw emosi pisan!
mereka bilang jauh hari sebelumnya pada bisa! bales smsnya bisa nya juga di tambah tanda senyum tanda menyanggupi! giliran hari Hnya pada g bisa semua!
ah, bodo amatlah.. gw g mau tergantung sama orang klo gini keadaanya..
gw putusin ke mayestik sendirian.. n wawancara sendirian..
gw berangkat jam 10an..
gilanya jakarta, jam 10 aja udah kerasa kayak di neraka! panas banget!
di terminal bis gw nunggu bis 05 jurusan blok M lama banget! aduhhhh....
pas akhrinya dateng, gw harep gw bisa duduk, ternyata gw berdiri!
untung aja tuh bis berAC.. udah gitu di samping gw berdiri pengamen yang suaranya nyaring pisan dikuping gw! untung aja suaranya bagus n nyanyi'in lagu yang sesuai mood gw saat itu, jadi g harus pasang MP3 yang sengaja gw bawa soalnya pengamen jaman sekarang kan lagu nya model2 kangen band cuih!
karna perjalanan yang cukup jauh dari bekasi ke blok M + macetnya jakarta, gw nyampe jam 12an di blok M.. eits, itu masih blok M.. blom si mayestiknya..
kata amang supirnya, " naek apa aja mba... semuanya disini ngelewatin mayestik ko... ambil yang mikrolet ya! "
oke.. gw ikutin tuh saran si sopir.. turun dari bis 05.. langsung gw sambar mikrolet yang mengetem penumpang di depan gw..
besss.. kulit gw langsung merasakan perubahan suhu yang drastis..!
baru keluar dari bis yang berAC itu, gw langsung merasakan kringet yang netes ke punggung gw..
subhanallah.. panas mampus!
rada was-was jga gw naik nih mikrolet... gw takut si amang mikroletnya bawa lari gw kemana gitu...
klo gw nyasar gimana?
nyasar di kota jakarta.. aduhh... sumpah.. g kebayang..
klo dibandung kan enak.. nyasar juga sekalian jalan-jalan.. tempat nongkrong enak+udara yang sejuk abis..
dijakarta mau jalan-jalan kemana?! udah panas+gerah+polusi dimana2! sumber penghasil global warming jakarta banget tuh!
di bangku penumpang gw duduk cemas.. gw sama sekali g tau tuh mayestik ada dimana n bentuknya kayak apa..
gw udah kayak pembantu yang bingung nyari rumah majikan dimana..
akhirnya gw tanya ma ibu-ibu yang sedari tadi baca buku didepan gw.. " klo mayestik masih jauh ya? " kata si ibu, " iya.. lumayanlah.. "
okehlah.. gw sbar menunggu..
lalu akhirnya si ibu-ibu nyolek gw n bilang " berhenti di ujung aja.. trus nyebrang, keliatan dech mayestiknya.. " tunjuk si ibu..
gw ngeliatin arah tunjukan tangan si ibu itu tapi gw sama sekali g liat mana mayestiknya.. gw cari-cari plat tulisan mayestik atau welcome to mayestik juga ga ada...
ngeliat tampang gw yang rada blo-on si ibu tanya gw lagi, " keliatan g? itu lho! itu! "
semakin gw cari, semakin gw kayak orang blo-on..
akhirnya gw putusin ketemu aja dech.. " oh, iya ada! makasih ya bu.." padahal gw g tau dimana..
gw nekat turun di ujung jalan mau belokan n masih tetep g nemu di mana tuh mayestik!
pokoknya nyebrang dulu,,,
pas gw nyebrang juga, gw g nemu mayestik!
aduh mampus!
gimana ini!
gw mondar-mandir tuh tempat mpe 3 kali akhirnya ketemu juga... sialan! tempatnya nyempil banget! lebih tepatnya, papan tulisan mayestiknya itu nyempil banget! ya ampyun, gw kira tuh mayestik kayak departemen store gitu, ternyata kayak cimol ala bandung! terang aja stress gw nyarinya!

gw masuk tuh ke mayestik...
kata temen2 sekelompok gw sebelumnya, di mayestik tuh banyak warga indianya...
karena emang tugas kelompok gw mau wawancara masyarakat etnik, kita putuskan mau wawancara pedagang india yang dah bnyak di indo contohnya ya di mayestik itu..
tapi india apaan!
gw sama sekali g liat pedagang india!
klo pedagang gorengan yang tampangnya melarat banget (langsung ketahuan klo itu orang indonesia) banyak! berjejer malah!
akhirnya sejauh mata memandang untuk mencari ketemu juga toko yang berbau india namanya MOMBAY tekstil...(india banget kan namanya)
ahhh... akhirnya..
di toko itu jual kain-kain yang banyak... dan ada 2 orang cowok (tampangnya india banget lagi!), yang satu agak tua dan yang satu lagi gendut tapi lebih muda dikit dari si tua (kayaknya itu bapak anak sih) lagi sibuk ngelayanin para pelanggan..
aduh.. gw datengnya g tepat ya..
gw mau wawancara mereka.. tapi klo lagi sibuk gitu kan g enak..
tapi gw udah terlanjur masuk..
dan lagi salah satu karyawan di situ ngeliatin gw n langsung nyemperin gw..
di kira gw mau beli kain kali yaa...
g enak tiba-tiba keluar, gw dengan sotoi tanya, " kain sari ada g? "
duh! bego banget tuh pertanyaan!
ya pasti adalah!
ini kan toko kain milik orang india!
bener aja, si mas-mas yang nyamperin gw itu langsung senyum n nunjukin gw ke arah kain sari berada.. " mau warna apa mba? silakan pilih "
gw senyum kecut, " ohhh.. iya.. "
aduh.. gw datang ke sini kan mau wawancara si orang india itu... malah bertingkah menutupi malu dengan sok-sok tanya kain..
akhirnya ada 1 jaman kali gw di toko itu cuma mondar-mandir sok-sok liat kain,duduk,sok-sok liat kain lagi..
lama-lama si karywan rada curiga tuh ngeliat gw... dia nyamperin karywan stunya lgi trus ngeliatin gw..
aduh, gw harus pergi nih,,,
gw sms temen gw yang satu kelompok ma gw yang g ada kabar bisa pa kagak ke mayestik...
gw sms, tlp, g dibales2!
AAAAARRRRRRGGGGHHHHHH!!!!
udah ah!
gw emosi!
jauh-jauh dateng dari bekasi ke mayestik cuma gini doang hasilnya!
gw mau ke pepustakaan nasional (pernas) aja klo gitu!
gw mau cari bahan buat uts falsafah gw..

gw tlp temen gw buat tanya jalan n naik pa klo dari mayestik ke pernas?
temen gw yang gw tlp kget, " buset! lw di mayestik dari bekasi mut? ngapain? trus sekarang lw mau kepernas? ya ampuunn.. muter banget itu.. dari ujung ke ujung! "
haa... gw pengen nangis rasanya...
gw bingung..
gw cape..
gw sedih.. temen2 gw g ada yang dateng.. g ada yang care ma kewajibannya sendiri..
di mayestik juga gw bingung mau ngapain, udah ketemu ma orang indianya tapi sibuk..
" dari mayestik lw k blok M dlu, abis itu di situ ada terminal busway.. lw naek busway aja turun di duku atas, naek busway lagi ke arah matraman... bis itu keliatan kok gedung pernasnya " jelas teman gw..
dengar temen gw panjang lebar kayak gitu, gw makin bingung...
paan tuh duku atas?
paan tuh matraman?
duhhhh....! gw g tau jalan!
" udah dech.. lw stand by aja.. jangan jauh2 dari hp lw.. klo ada apa-apa gw hbungin lw.. " kata gw
gw menjalankan usulan temen gw yang pertama..
balik lagi ke blok M..
trus naek busway...
emang ada terminal buswaynya.. tapi gw bisa liat pintu masuknya diarah mana..!
hadeehhh.. mau menuntut ilmu kok susah banget ya perjuangannya...
mau apa daya..
harus berjuang pokoknya..
intinya, gw udah berhasil naek tuh busway aja ya..
ambil tiket.. trus ngantri nunggu busway...
busway datang, senang hatiku..
ha... gw duduk di kursi yang empuk..
pokknya tempat tujuan gw itu, si duku duku itu... ada di pemberhentian ketiga klo g salah..
gw turun, trus telepon temen gw n katanya gw harus naek busway lagi k jurusan matraman..
hoooooo...... masih jauh ternyata...
yo weis.. selama gw masih naik busway.. gw tenang dan senang..
seenggaknya gw masih bisa santai dan enyah dari panasnya jakarta sebentar..

udah nyampe matraman..
lagi-lagi gw linglung karna gw g tau di mana si pernas..
gw tanya ma petugas yang disana..
malunya gw, ternyata tuh gedung ada didepan mata gw...
n dengan tulisan gede menjulang ke atas " PERPUSTAKAAN NASIOANAL "
haiii...malu...

perjalanan dari terminal busway matraman ke pernas rada lumayan.. yah.. 5-7 menit kali ada..
panas pula..
duh..
g papa deh...
demi ilmu..
( klo gini gw jadi semangat lagi soalnya keadaan gw blm separah keadaan lintang di laskar pelangi.. ya.. seenggakya gw g dihadang buaya.. klo inget lintang, gw jadi semangat lagi..)

gedung pernas berhadapan dengan gedung yang lagi ada acara ondangan gw rasa..
tapi kata mas satpamnya lgi ada acara halal bihalal suku batak.. trus katanya ada jendral siapa gitu namanya gw lupa..
bingung g lw kenapa gw bisa ngobrol ma tuh satpam?
soalnya, setelah gw datang jauh, cape, lelah, letih dan lesu...
si pernsnya... TUTUP KLO HARI MINGGU!

MODARRR GW!!!!

(masih ada lanjutan... nanti lgi dech... )

Jumat, 24 Oktober 2008

SAYA ADALAH SEORANG PSIKOLOG & SAYA BANGGA!

hari ini saya kedatangan sanak saudara yang jauh dari sana..
sengaja berkunjung ke rumah karena ibunda saya mengadakan syukuran haji untuk pertama kalinya...


mereka lah sanak saudara yang saya jumpai 1 tahun sekali--saat lebaran
dan sekarang mereka bersedia datang untuk syukuran haji ibunda saya..

karena sudah lama tidak bertemu, kami berbincang sebentar.. sekedar melepas rindu..
sekali mendayung 2-3 pulau terlewati.. saya berbincang ke pada mereka sambil mengerjakan tugas kampus yang tak kenal waktu..

melihat saya sedang mengerjakan tugas kampus dengan serius, salah sanak saudara tergoda untuk memperbicarakan saya..
" muti serius sekali belajarnya... rajin ya.. "
" calon dokter.."
" hooo dokter.. "

saya yang mendengarnya tersenyum saja. masalahnya hal ini tidak hanya sekali terjadi. banyak sanak saudara yang mengira saya kuliah mengambil jurusan kedokteran..
dapat kabar dari mana kalau saya calon dokter?
lalu salah satu dari mereka bertanya pada saya..
" muti ambil jurusan kedokteran kan? "
saya : " oh, bukan.. jurusan psikologi.. "
mendengar jawaban itu, sanak saudara saya mengomentari dengan nada lemas... " ooohhh... "
entah karena kecewa saya bukan calon dokter atau memang karena mereka malu gara-gara salah duga..
saya : " psikolog juga kan calon dokter.. tapi dokter jiwa.. sekarang yang lagi dibutuhkan dunia tuh ahli kejiwaan lho.. soalnya makin lama jaman makin gila aja.. " jawab saya dengan sedikit gurauan agar rasa kesal tidak telalu tampak.

kejadian ini mengingatkan saya kepada memory waktu lebaran kemarin..

biasa, saya sekeluarga bersilaturahmi ke keluarga besar yang ada di desa.. karna kita hanya bertemu 1 tahun sekali, pastilah ada perubahan yang terjadi dalam fisik setiap individu.
saat bertemu dengan mereka, saya sudah di anggap dewasa.
pertanyaan mereka bukan lagi 'bagaimana SMAnya?' tetapi sudah masuk ke dunia perkuliahan..
salah satu sanak saudara, seperti biasa, mengira saya masuk jurusan kedokteran. saya tahu mereka bangga kepada saya karena mereka mengucapkan jurusan kedokteran itu dengan senyum kebanggaan. lalu saya klarifikasi, ' saya jurusan psikologi'..
dari pengungkapan itu, saya dan sanak saudara terlibat dalam perbincangan yang cukup membuat saya merasa kesal.
saya ingat dia mengucapkan ini :
" lho? kenapa g kedokteran aja? .. kalau orang miskin mau berobat ke psikolog kan g punya uang, mahal sih.. klo kedokteran itu pinter, trus bisa kaya lagi.. bla.. bla.. "
saya sangat kesal sekali!
balasan yang bisa saya keluarkan hanyalah " lho? psikolog juga kan dokter, tapi dokter jiwa! " lagian setiap profesi mempunyai keahliannya dibidang masing-masing kok!

pikiran awam sekarang hanya manggap bahwa profesi sebagai dokter saja yang hebat karna hanya profesi dia yang bisa menyembuhkan penyakit dan menyelamatkan nyawa.
padahal, kalau dokternya gila juga larinya ke psikolog atau ke psikiater...
kalau dokternya melakukan kejahatan, nasibnya justru berada di tangan hakim...

saya bukan bermaksud untuk membandingkan, hanya saja, seharusnya semua profesi apapun yang dijalani atau akan dijalani itu harus di apresiasi apalagi profesi itu mempunyai manfaat bagi orang lain..
psikolog, dokter, hakim, polisi, presiden, guru, seniman, dll... yang pasti profesi mereka tidak hanya sembarang melakukan pekerjaan demi memperoleh uang semata.. semua profesi memiliki perannya tersendiri di lingkungan masyarakat.. tidak ada yang lebih hebat ataupun lebih rendah! dan tidak seharusnya masa depan seseorang di tentukan hanya dengan sebuah jurusan yang di ambilnya... tidak ada yang berhak!


Minggu, 19 Oktober 2008

Bandung.. 14... seru pisan lah!

haahhh...

maaf ya sebelumnya.. karena hari ini perasaannya sedang senang karena mengingat hari kemarin, akan saya sampaikan cerita kali ini dengan gaya bahasa yang tidak biasanya...



okeh..
dari mana ya gw mau mulai?
kemaren lusa gw ke bandung karena sebelumnya dapat kabar ada acara halal bihalal 14, (bilangnya sih halal bihalal, pas udah nyampe sana g kayak halal bihalal yang gw bayangkan...)

karena acaranya hari sabtu, gw langsung mikir, duh, gw ada kuliah hari sabtu... gimana ya?

bujuk sana, bujuk sini biar acaranya di ganti jadi hari minggu, g ngepek! tetep jadi hari sabtu... gw rada susah juga nih buat bolos kuliah.. dosennya g bisa di tipu klo mau titip absen.. mana lagi gw ada kuliah tambahan gara-gara mata kuliahnya kurang jam..

resek juga neh! gw jadi bimbang mau ikut apa kagak... ah, tapi kapan lagi gw kumpul ma anak-anak?

berbekal saran dari temen2 yang rata-rata setan semua (semuanya pada menyarankan 'bolos aja mut' terutama si sipit cina, culas = adi) yaa... gw putuskan untuk bolos kuliah...



bokap gw pengertian banget! gw kira bokap bakal g ngizinin gw karena gw bolos kuliah cuma buat acara kumpul doang ma tmn2 SMA, eh ternyata kata bokap gw : 'ya udah... jarang-jarang kan kamu bisa kumpul2 ma temen kamu. butuh uang berapa?'

HOREEE! HAPPY BANGET GW!

lalu yang jadi kendala selanjutnya adalah gimana gw berangkatnya yak? g masalah sih klo naek bis.. tapi g seru ah sendirian! temen gw yang namanya adi itu nyaranin, " udah naek kreta aja barengan ma gw, sandi, wafa.. " waahhh.. langsung okein dong gw!



oke..

itu sehari sebelum hari H nya..

pas hari Hnya, gw bangun pagi-pagi jam stengah 6an, trus berangkat jam 7 di anterin bokap ke stasiun gambir karena kreta yang diambil jam 09.15 (jarak rumah gw ma gambir jauh banget!)..

di jalan menuju gambir, sempet nyasar juga... bokap blagu katanya tau jalan... pas gw tanya kapan terakhir ke gambir? kata bokap gw : " dulu, lulus SMA "

GUBRAK! ya iyalah nyasar! dodol juga bokap gw...

sambil nyasar-nyasar bokap gw nostalgia " dulu ayah kerja disini nih... ngekos disini... les disini.. ketemu ma bini di sini.. bla bla..."

lalalalala... akhirnya nyampe juga di gambir..

(hoo ini toh gambir... gw baru tau... hohohoho!)

gw tlp temen gw yang udah nyampe katanya nunggu di gerbang keberangkatan...

bla-bla.. bokap yang nganterin gw udah pulang lagi.. tinggalah gw ma adi nunggu wafa n sandi yang belum dateng...



sip, semuanya udah pada kumpul... kita nyari keretanya...

tau g sih low, gw baru pertama kali naek kreta dan baru pertama kali naek kreta bareng temen2 gw... jadi tau dong gimana wong desonya gw n abisnya gw dikatain ma tmn2?

ya sudahlah... biar saja...

karena gw belom sempet sarapan, gw mau pesen makanan... nasi goreng..

tapi kata adi, " mahal mut... "

trus gw bilang, " y udah... kita pesen 1 aja nasi gorengnya trus makan rame-rame.. patungan.. "

eh, gw di ketawain ma anak2... gw kira kan nasi gorengnya banyak.. ternyata cuma semangkuk kecil doang...

pas liat harga menunya, buset... nasi sedikit itu 22ribu! (klo g salah)

karena yang laper gw ma adi, akhirnya kita pesen mi goreng yang harganya 12ribu.. gpplah yang penting ngisi perut..

dari semua penumpang kreta yang ada, kursi gw ma temen2 gw yang paling berisik dan paling kotor! hahaha! bisnya mau gimana lagi? dah lama g ketemu jadinya banyak crita dong!

trus, gw ditakut-takutin katanya kita bakal ngelewatin jurang! sebenarnya gw g begitu takut sih... soalnya gw g takut ketinggian..yang gw takutin tuh kecepatan! gw g masalah ma jurangnya, yang jadi masalah adalah keretanya! adeuh...

trus, gw nyari-nyari alasan buat ngindarin takut-takutan temen gw.. gw mau ke kamar mandi.. tapi gw beneran mau ke kamar mandi karena ada hal yang darurat! biasalah cewek... hehehe...

trus, gw dapet sms dari temen katanya anak-anak udah pda kumpul di smuth, kalian dimana?.. gw reply : " iya.. on the way.. tunggu aje.. "



singkat crita, nyampe juga dech di bandung.. kita putusin ke smuth naek taksi...

di kursi depan kita suruh sandi yang bdannya paling gendut diantara gw, adi, wafa duduk di samping sopir taksi... hehehe... pis ya san..

biasa, karena gw terlampau kangen ma bandung, alhasil gw teriak di dalam taksi, " BANDUNG! I'M COMMING! "

wafa : paan sih lw muth.. norak!

adi : wooooo wong deso!

( iya yak? norak juga.. )



haa.. nyampe juga.. di smuth jam 12an..

taksi berhenti tepat di depan smuth., di sana gw saksikan banyak adik-adik kelasku yang mengingatkanku pada masa SMA dulu.. baru keluar dari kelasnya dengan seragamnya yang putih abu-abu dan anak kelas satu yang masih pake baju pramuka...

di DPR gw liat lumayan banyak juga anak2 yang udah pada kumpul.

keluar dari taksi langsung gw peluk mereka semua! kangen banget!!!

udah lama g ketemu gw harap gw mengalami perubahan dari segi fisik...

tapi kata temen-temen+adik kelas+guru-guru, " makin kurus aja muth.."

sial! padahal gw udah perbaikan gizi di jakarta.. masih juga di bilang kurus.. bodo ah, yang penting sehat! yey!

gw tanya ma anak-anak yang laen... "pada kemana?"

cha-cha : anak-anak cowo pada di igor.

chau! gw ma yang lain langsung ke igor.. di sana ada banyak kawan yang slalu kurindukan! setelah ketemu mereka, gw salami mereka " minal aidin ya.. minal aidin.. "

duh, kangen banget sumpah!

cha-cha, dedew, wafa, jae, santi, bene, gilang, imam, said, tito, irvan, rifki, firzal, adi, akri, puri, ifa, ami, wanda (bawa cowonya si om anjar), bani, sandi, sinta, joko, isan, wahhhhhh... lumayanlah banyak! anak-anak yang g bisa hadir meminta maaf dan menyesal sekali pda g bisa ikut dan berharap kita pada have fun semua.. (hehe.. have fun kok..)



yang seru pas kita semua kumpul di kantin.. (teteh kantin, aku turut bersuka cita atas perutmu yang makin membesar.. akhirnya datang juga ya teh.. hehehe.. semoga anaknya soleh...) tak henti-hentinya gw mengelus perut teh nia yang sudah berisi anugrah tuhan.. duh, jadi pengen cepet2 ngeliat klo udah lahir.. rasanya seperti punya adik baru.. hihihi...

wafa bawa laptop trus kita foto-foto di laptop itu..

yang kocak, gw ma bani g tau klo wafa itu mengklik banyak foto... jadi wee gw ma bani dari sekian banyak foto gayanya itu-itu aja... gw mikir, kok g selesai-selesai.. gw ma bani mpe pegel manyunin bibir ma senyum pemer gigi.. hahaha! wong deso juga kita!



trus pa lagi ya?

oh ya gw ma santi silaturahmi ke bi-ee.. ya, dahulu kan kita mengekos di sana.. sudah sepantasnya kita mengunjungi si nenek bawel itu..hehehe.. (alasan sebenarnya si santi mau ke bi-e sih kayaknya kebelet pipis.)

jam menunjukan pukul 3 sore pada akhirnya... sebenarnya, gw g di izinin nginep ma nyokap... gw juga g bawa uang banyak jadi gw putusin juga buat g nginep.. tapi kata-kata anak-anak, " ah g seru lw mut.. "
bener juga ya.. jam 12 nyampe bandung, jam 3an udah disuruh pulang... yaelah! cuma dapet capenya doang! akhirnya gw bujuk nyokap gw sedemikian rupa.. akhirnya gw dibolehin nginep! thx mom! i love you! walaupun gw bingung mau nginep dimana nanti... ah bodo amat! mikirin tidur nanti di mana gampanglah.. ngegembel aja!



1 per satu, temen2 gw pada pulang.. ada yang harus ke kampus n ada yang harus pulang karena banyak tugas yang belom di kerjain.. (iieekk! gw aja belom nyentuh tugas gw sama sekali!)
akhirnya sampai malem gw ma anak2 ada di sekitaran sekolah..
gw bujuk anak-anak yang ada disana, " atulah jalan-jalan.. jangan cuma ngobrol doang.. bela-belain nih gw jauh-jauh dari jakarta ma bolos kuliah... "
said : udahlah kasian nih anak-anak jakarta masa jauh-jauh cuma ngobrol doang.. kita jalan-jalan aja ke lembang..
gw : asik!
bani : ah, janganlah! ke puncrut aja! laper gw! disana juga pemandangannya bagus.. udah puncrut aja! ke lembang motor gw g kuatan..
gw : aduh mana ajalah.. yang penting jalan...

yah, selanjutnya terjadi pertarungan sengit kita mau ke lembang pa ke puncrut.. tapi yang menang adalah lembang! yey! yang mana ajalah gw g masalah yang penting jalan klo perlu mpe pagi soalnya gw bingung mau nginep dimana.. awalnya gw mau nginep di rumah cha-cha, tapi g enak euy dya lagi banyak tugas...
akirnya gw ke lembang tuh.. berangkat g lama abis azan isya.. konfoian naek motor : sandi-shinta, bene-santi, said-ali, bani-jae, gw-firzal, wafa-ronald, joko sorangan... kita melesat menembus malam dan tak hiraukan dingin menuju lembang! tancap boiii!
di jalan seru.. si said ma ali teriak nyanyi-nyanyi lagu 'kurasa kut'lah jatuh cinta.. pada padangan yang pertama.. ' hahaha!

akhirnya nyampe juga di lembang... turun dari motornya firzal gw ga bisa lurusin kaki sangking kedinginannya gw.. karena gw g bawa baju tambahan (karena emang g niat nginep kan awalnya) jdi we gw ke lembang, naek motor, yang anginnya wer-wer dinginnya, dengan baju yang gw pake apa adanya.. dapet sumbangan baju sih dari santi.. yah, lumayanlah angetan..
kita nyampe warung yang biasa anak-anak smuth pada kumpul klo ke lembang.. kata tetehnya disana, ' ya ampun.. udah lama g kesini.. pa kabar? ' adeuh.. senangnya...
nyampe warung itu kita langsung mesen makan-minuman yang bisa ngangetin badan kita semua.. kopi, susu, jus jeruk anget, kopi susu, mie rebus, jagung, roti bakar.. hmm. nyami!
di warung itu kita ketawa ketiwi.. said-bani klo udah bergabung, susahnya dipisahkan dan susahnya dibalas, ngatain orang mulu! tapi seru! ada mereka, kita jadi ketawa-ketiwi.. pa lagi si jae yang joged-jogeg dengerin lagu yang dia setel sendiri.. gokil!

tapi sekitaran jam 11an anak-anak pada mutusin pergi dari warung itu dan mau jalan-jalan lagi.. katanya mereka mau ke braga ngeliat banci-banci yang lagi ngorder.. hayuuulah..!
tapi sayangnya, udah nyampe sana ada razia.. karena takut disangka kita geng motor, kita banting stir menuju tempat lain yaitu donatelo. di depan donatelo yang udah tutup, kita nongkrong di pinggiran jalan.. ngeliat six sense yang masih beroprasi, ngeliat yang keluar dari sana pada mabok gw geleng-geleng.. bandung klo malem seru tapi berbahaya juga ya..
ada orang yang mabok ngedenger suara deruan motor, teriak2! yah.. namanya juga orang mabok.. karena penasaran gw ma anak-anak ngeliat.. tapi kata jae, 'jangan diliat woy! biasa aja, usahain kita jangan mencolok..' trus dari jauh juga kedengaran tuh suara sirine polisi.. kita-kita udah pada takut aja disangka geng motor.. kata jae lagi, 'tenang aja udah.. klo di samperin ma tuh polisi serahin aja KTP lw.. '
ah, gw tenang gara-gara ramean ma anak-anak..
tapi tak lama kemudian, joko harus pamit coz dia g bisa jalan mpe pagi.. " bye jok! ati-ati!"
kemudian menyusul jae, bani, said..
yang tersisa : sandi-shinta, wafa-ronald, bene-santi, gw-firzal...
tujuan selanjutnya kita menuju bukit bintang.. wah! indahnya bandung disaksikan dari atas pada malam hari.. tapi sayang kita g bisa lama-lama soalnya disana g bisa tidur... kita putuskan menuju McD di BIP..
di sana asal kita mesen bolehlah tidur mpe kapanpun juga.. kan 24 jam..
sepi banget tuh McD.. ya iyalah masa y iya dong.. jam 3 subuh syapa yang mau beli McD.. ada sih beberapa orang tapi gw rasa tuh lesbian ma homoannya anak-anak bandung... keliatan yang cewek tomboi banget ma feminim banget, yang cowok macho banget ma melambai banget! gw udah sering ngeliat homoan.. tapi klo homoan yang pacaran gw baru liat pertama kalii..!
salah satu dri mereka pas turun tangga bilang, 'pelan-pelan dong saiiank turun tangganya'
anting! jijik gw!
kita di McD terpaksa harus pergi karena salah satu petugas McD naek ke atas dan melihat sebagian dari kita tepar trus nanyain ronald yang ngejawab dengan teler..
waduh! jangan-jangan kita di sangka lagi pada mabok lagi..!
gawat! gawat! akhirnya kita pergi dari sini lalu menuju kosan shinta supaya bisa tidur nyenyak.. tapi saiank.. ronald dan firzal g bisa ikut dan harus pulang... (sal! maaf banget udah ngerepotin! n thx pisan!) tampang mereka udah pada cape banget.. kasian.. semoga di balik tampang cape mereka tersirat rasa senang karena udah jalan-jalan n kumpul bareng..

akhirnya, kosan sinta menjadi alternatif terbaik untuk mengistirahatkan badan yang sudah keliling bandung naek motor dari malem mpe pagi.. langsung pada tidur semua! ahahaha!

haaa... selesai...
the end.. happy ending!
hehehe..
makasih kawanku saiiank.. telah memberi kan kenangan yang indah banget!
lain kali kita maen2 lagi orait?

(nb : thx buat mutia,reza,alfat,husein 15 yang udah nyumbangin uang 5ribu k gw.. akhirnya gw bisa pulang! thx ye junior.. UANnya pasti lulus dech.. hehehe.. thx juga buat adi yang udah mau nganterin ke leuwingpanjangnya.. lumayan ngirit duit.. hehehe. thx pit!)

Kamis, 09 Oktober 2008

SAHABAT KECIL

baru saja berakhir
hujan di sore ini
menyisakan keajaiban
kilauan indahnya pelangi

tak pernah terlewatkan
dan tetap mengaguminya
kesempatan seperti ini
tak akan bisa dibeli

bersamamu kuhabiskan waktu
senang bisa mengenal dirimu
rasanya semua begitu sempurna
sayang untuk mengakhirinya

melawan keterbatasan
walau sedikit kemungkinan
takkan menyerah untuk hadapi
hingga sedih tak mau datang lagi

janganlah berganti
tetaplah seperti ini


by : ipang

Senin, 06 Oktober 2008

INGIN KU TUNJUKAN PADA DUNIA BAHWA MASA ITU SANGATLAH INDAH...

awalnya tidak mau membuka blog, apalagi menulis sebuah posting...
habisnya, terlalu banyak tugas kampus yang telah menumpuk. nyatanya, saat menyalakan komputer, pasti yang terpikirkan adalah blog, " ada yang comment blog gw g y? "

benar saja, karena tidak mampu melawan nafsu, saya membuka blog saya. karena narsis terhadap tulisan sendiri, saya berharap ada yang comment post saya.

memang ada.
mereka adalah sahabat pena yang slalu saya banggakan itu.
lalu dari comment itu, saya membuka blog salah satu sahabat pena saya.dalam urusan blog-memblog, blog yang satu ini selalu menjadi daftar utama untuk dibaca dan diberi komentar.

ah, lagi-lagi..
apa karena rasa apresiasi saya terlalu berlebihan ya?
atau memang tulisannya sepantas itu diberi apresiasi yang berlebih?
apapun, memang biadap banget tulisannya--bagus sangat!

tidak disangka, isi blognya membuka memoar KAMI = 14.
dia bernostalgia. (bagi yang sudah membaca blognya, pasti tau siapa yang saya maksud)
membuka kembali lembar kenangan tak terlupakan itu.
mau tidak mau, itu memaksa saya flash back ke masa saya dan kawan se-SMA yang penuh dengan masa paling indah dan paling tidak saya sesali seumur hidup--setidaknya sampai saat ini.
lembar kenangan pertama ia buka dengan bercerita tentang 3 hari peperangan kami.
itu adalah 3 hari yang benar-benar unforgatable!
benar-benar 3 hari untuk selamanya!




3 hari itu adalah tonggak perjuangan kami selama 3 tahun menimba ilmu.
kami berperang! dan kami menang!
mari, apa yang saya ingat mengenai kejadian waktu itu?

hm, sehari sebelum kami memulai berperang melawan para syaiton-syaiton itu, kami melakukan strategi di DPR (Di bawah Pohon Rindang).
semata-mata apa yang kami lakukan merupakan bentuk pertahanan dan pencegahan takut-takut ada yang "gugur" di medan perang.
71 kawanku tidak ingin ada yang tewas dalam penentuan nasib ini.
71 kawanku berprinsip bahwa, " kita memulai ini (masuk) bersama, dan mengakhiri ini (keluar) bersama pula. "
malamnya, hp saya dibanjiri oleh sms penyemangat untuk menghadapi perang esok.
kawanku, para guru, alumni.

i'm ready 4 action! lets play the game! time to get out glory! 14 is victory! (fadil)

langit mulai mendung, kita sedia payung.
mendung semakin hebat, hujan akat tiba.
mari bermain bersama, hujan besok akan luar biasa.
dulu kita senang bermain hujan bukan? (gilang)

apapun keyakinan kalian tp ambon yakin yang diatas sana skaan slalu memberikan rahmatnya. karuni Nya, ridhoNYa buat kalian. doa para alumni menyertaimu, gerbang pintu alumni menantimu!! (ambon)



.......



norak memang, tapi saya masih menyimpan sms mereka di folder hp saya.



dihari pertama kami berperang, salah satu kawan seperjuangan, menorehkan tulisannya di papan tulis yang hitam pekat... ia menulis..



.... kawan, aku percaya pada dirimua. ku percaya pada apa yang engkau perjuangkan. bangkitlah, angkat pensilmu !kobarkan api perjuangan. tumbuhkan keberanian dan semangat mu seperti masa kecil dulu dan ingatlah akan satu hal! Tuhan pasti memeluk mimpi-mimpi kita!!



rasanya, banyak kawan saya yang menangis saat membaca kalimat perjuangan itu. rasanya seperti mendengar teks prokalamasi yang memberitakan pada seluruh rakyat bahwa indonesia telah merdeka.



ya, kami merdeka...
hari pertama sampai ketiga, dengan rasa kekeluargaan dan persahabatan di antara kami serta dukungan dari para alumni dan guru, membawa kami pada puncak kejayaan.
benar kata salah satu dari alumni yang menuliskan smsnya saat hari pertama kami mulai berperang...

setahun yang lalu, hujanpun turun tepat menyapa hari pertama UAN. skarangpun begitu...
hujan adalah berkah, smoga berkahNYA bisa menghantarkanmu pada gerbang ketulusan. adikku, jangan biarkan pengorbanan slama 3 tahun, mnjadi sia-sia hanya karena 2 jam!
UAN bukan akhir dari perjuangan! tunjukan bahwa kamu bisa! SMANGAT!

Hujan dihari pertama kami berperang merupakan tanda bahwa kami akan menang.
nyatanya, tak ada satupun dari teman seperjuangan saya yang gugur di medan perang.
kejadian itu sudah berbulan-bulan yang lalu telah berlalu. dan nanti akan berganti menjadi bertahun-tahun--tak akan pernah saya lupakan.


lalu, lembar kedua mengisahkan perjuangan kami yang lainnya, yaitu merebutkan piala sebanyak-banyak dalam ajang lomba maulid nabi.
hebatnya, rata-rata, dari semua jenis perlombaan, kelas saya yang menyambar piala-piala itu.

(kelas saya-->3IPA2)



hahaha... kalau mengingat itu, rasanya ingin tertawa terus... apalagi mengingat kawan saya bernama said, yang gokil minta ampun di atas panggung! di ajang lomba itu juga saya tidak menduga bahwa kawan saya yang bernama bani, yang autis minta ampun, memiliki bakat sebagai arsitek.


(foto bersama lilim yang sabar dengan tingkah konyol said di panggung)

(tito, ali, fadil.. menghias tong sampah)




(bani, triandi, .. yang dengan semangat membangung sebuah rumah dari tangkai ice cream.. )


(keren kann??!! hohoho!)


bagi yang sudah ketahuan bakatnya, tak mengagetkan jika mereka ditempatkan pada posisi yang sesuai dengan bidangnya untuk memperoleh gelar juara.
tito yang pintar gambar, ditempatkan pada lomba menghias tong sampah. tong sampah itu menjadi sedemikan indah dan sedemikian berguna dengan hasil gambar-gambar yang ditoreh tito, fadil, dan ali.

para gadis kelas saya, termasuk saya, lebih memfokuskan kesuksesan kelas kami melalui lomba membuat tumpeng. judul tumpeng kami, global warming, karena tumpeng kami benar-benar melakukan penghijauan. (yah, sayang... tumpeng kami tidak menang..)



(global warming-haha!)

tapi tumpeng itu berhasil mempersatukan kelas saya yang para penghuninya kelaparan. setelah acara lomba itu selesai, tumpeng kami dibabat habis oleh kawan sekelas. tumpeng itu ditumpahkan diatas daun pisang dan dijejerkan dari ujung ke ujung. makanlah kami, teman sekelas bersama-sama lesehan. hahaha.. serunya...
dari semua lomba-lomba, rata-rata, kami menduduki peringkat pertama. dan semua hadiah itu, kami serahkan pada wali kelas kami tercinta, babeh Agus.


itu adalah segelintir hari-hari yang kami, 14 lalui bersama dalam suka dan duka... hari-hari bersejarah kami.

saat membaca posting teman saya, ingin rasanya menangis.
saya melihat dibawah postingnya itu, sudah ada banyak komentar yang mengisinya.
saya yakin, itu adalah kawan-kawan saya, yang pasti, mengingat kejadian waktu itu dengan senyum dibibirnya walapun hanya sesimpul.

saya pun yang memiliki emosi serupa dengan mereka tak mau kalah untuk mengkomenterinya : btw, mau marah juga susah euy! lw emang terlalu biadap klo nulis!maunya ketawa aja klo baca tulisan lw...keajadian-kejadian waktu itu bikin masa muda gw bangkit lagi nih! ingin menangis, tapi terlalu rendah kalau kenangan itu terbuka dan di temani dengan air mata.. lebih baik tertawa geli mengingat begitu indahnya masa itu...

yah, komentar saya menyadari saya sendiri. tidak seharusnya kenangan itu dibuka dengan tetesan air mata walau merindu. lebih indah jika tertawa hingga terbahak tak henti sampai sakit perut...

Senin, 29 September 2008

SELAMAT TINGGAL TINTA TAK BERTUAN

saya menyadari bahwa kata-kata dalam tulisan saya mengalami suatu metamorfosa.
terkadang seperti memaksa hanya untuk sekedar menguapkan nafsu yang sulit sekali di ucapkan, bahkan dalam bentuk tulisan...

awalnya, karena tidak mau ketinggalan jaman, blog menjadi ajang gengsi buat saya...
tapi seiring pergulatan dalam memahami kehidupan yang saya tuangkan dalam kata-kata membuat saya bebas untuk menerbangkan ekspresi dari pengalaman-pengalaman hidup...

terimakasih kepada sahabat pena dalam dunia blog yang selalu memberi saya inspirasi :
tumpah cangkirku
garasi kata
kertas karet
rarainginmenulis
mencoba hidup yang memiliki cuplikan gambar yang sangat indah
dan sahabat pena lainnya yang sangat inspiratif buat saya...

melalui adikarya merekalah tulisan saya bermetamorfosis...

tulisan saya akan terus berkembang... untuk itu saya menuliskan selamat tinggal kepada tulisan yang telah lalu, yang telah membantu saya untuk merenung dan menata pengalaman-pengalaman tak terlupakan...

akan ada pengalaman-pangalaman baru dalam hidup saya nanti..
akan ada rangkaian kata-kata baru yang menggambarkan pengamalam-pengamalan itu...

setelah menuliskan kata maaf dan terimakasih di hari yang fitrah, saya berharap segala hal yang telah saya tulis bukan suatu fatamorgana yang sewaktu-waktu bisa hilang ketika terbentur oleh realita...
jangan sampai dieluhkan
jangan sampai diabaikan...

KETIKA HARI MEMAAFKAN TIBA

...
saya manusia tiada daya upaya
ketika maaf itu terucap, itulah bagian terlemah dari diri sendiri saya...
tak sepatutnya saya sombong di hadapan makhlukNYA yang paling berakal...
segenap 10 jari saya yang menari diatas keyboard
dan
segumpal kata-kata di dalam otak yang membucat,
mengucapkan...
MINAL AIDIN WALFAIZIN

MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN...
maaf ya...


Sabtu, 27 September 2008

SAYA MERASA ASING

saya jadi ingat ketika awal saya kuliah. di setiap mata kuliah, saya berusaha aktif. bahkan ngebanyol untuk ditertawakan teman-teman sekelas sekedar untuk mendapat perhatian. waktu dosen menyuruh kami untuk menceritakan temannya masing-masing, ada yang bilang kalau saya adalah individu yang asik. saya senang sekali mendengarnya. tapi saya merasa ada suatu kepaksaan di sana. saya tidak sepenuhnya senang karena itu bukan saya. hanya di awal-awal kuliah saya seperti itu, lambat laut sikap saya itu hilang sedikit demi sedikit.

saya berusaha membaur dengan yang lain seperti SMA dulu tapi rasanya kok sulit sekali. saya selalu mengingatkan pada diri sendiri bahwa pertemanan di dunia kuliah berbeda dengan di SMA. kalau saat kita berusaha untuk menjalin suatu hubungan pertemanan dengan seseoarang/kelompok yang ternyata orang itu tidak sepemahaman, janganlah memaksa! karena itu pasti sulit sekali dan rasanya sangat tidak enak menjadi orang lain hanya agar diterima oleh yang lain.

saya jadi tidak mengerti diri saya sendiri.
kadang kala saat pulang dari kuliah saya merasa frustasi dan sedih.
hanya untuk duduk, mendengarkan dosen memberi materi lalu mencatatnyakah saya datang ke kampus? hanya untuk itukah?
ini awal yang sulit.
saya lelah memaksa diri....
saya merasa asing dengan lingkungan yang baru itu dan saya merasa asing dengan diri saya sendiri...

Selasa, 16 September 2008

ILMU FALSAFAH AKAR DARI ILMU KEHIDUPAN

aduh.. maaf kalau bosan... lagi-lagi tugas kampus ini menarik sehingga saya merasa lumayan juga untuk ditampilkan...

Ketika saya pertama kali belajar falsafah, saya menyadari bahwa falsafah adalah ilmu yang sangat sukar untuk dipahami tapi di luar dugaan memiliki kontribusi yang luas dari segala bidang. Walaupun banyak fakta yang mengatakan bahwa falsafah merupakan akar dari ilmu pengetahuan, saya belum menemukan hubungan antara falsafah dengan ilmu-ilmu itu. Saat suatu pertanyaan dipertanyakan tentang apa itu falfasah, saya hanya tahu bahwa falsafah berarati “ pecinta kebijaksanaan”.

Tapi ternyata dibalik itu, falsafah bermakna berfikir secara mendalam, radikal, sampai akar masalah. Ternyata yang saya butuhkan untuk memahami apa itu falsafah (kalau itu benar) hanyalah berusaha untuk berfikir bebas dan kritis dalam mempelajari fenomena kehidupan yang tak lepas dari segala ilmu pengetahuan (itulah mengapa saya menganggap bahwa falsafah sulit karena pikiran saya tidak bebas dan kritis). Inilah yang melahirkan pemikiran-pemikiran bebas sehingga tercipta berjuta-juta pertanyaan tentang kehidupan serta solusi untuk memecahkannya.

Menurut buku The Fundamental Questions of Philosphy, Jika kita mencari suatu kesejahteraan material melalui falsafah, secara langsung tidak dapat diharapkan. Misal, tumpukan kertas yang kita sebut uang tidak berarti apa-apa kecuali tumpukan kertas itu memberikan kontribusinya pada kesejahteraan atau kebagaiaan bagi kita. Falsafah juga mempengaruhi seluruh pandangan umum tentang dunia. Seperti suatu pemahaman bahwa tidak ada seorangpun yang boleh diperlakukan seperti alat atau pemerintah seharusnya bergantung pada hasil persetujuan dari rakyatnya. Semua ilmu yang ada bermula berdasarkan pemikiran falsafah. Tak ada satu laboraturium ilmiah yang dapat menjelaskan apakah manusia memiliki jiwa? atau apakah Tuhan itu ada? Atau dalam pengertian apa kita merdeka? Atau yang lebih konyol lagi pertanyaan, kenapa kucing disebut “kucing” bukan “jerapah”? Kita mulai berfilsafah saat pertanyaan-pertanyaan itu muncul dan dari pertanyaan-pertanyaan itulah kita mulai untuk memahami dunia beserta isinya dengan cara menemukan jawaban-jawabannya secara bertahap. Dari pertanyaan yang terdengar sederhana dan konyol itu, kita sangat bisa berdekatan dengan asal-usul kata. Lalu dari asal-usul kata, kita bisa mengetahui bagaimana pengetahuan itu diperoleh, dibentuk dan digunakan oleh manusia. Ilmu pengetahuan yang ada sekarang merupakan buah dari akar filsafah melalui pertanyaan-pertanyaan sederhana atau bahkan terdengar sangat konyol—tapi memiliki peranan yang penting dalam memahami dunia.

Dari penjelasan buku di atas, saya mencoba memahami sendiri falsafah melalui pandangan saya beserta sumber-sumber yang saya dapat. Dalam falsafah menurut saya, yang diajarkan pertama kali adalah bertanya mengenai apapun itu. Saya rasa itu adalah cara sederhana saya untuk memahami falsafah.

Karena saya menganggap bahwa awal mula berlajar falsafah adalah bertanya, saya akan mencoba bertanya apa itu “ Blog ”? (pertanyaan itu saya ambil dari salah satu komentar teman saya beserta jawabannya)
  1. Blog = diari elektronik
  2. Blog = Suatu tempat dimana kita bisa berekspresi dalam menulis secara bebas di dunia digital.
  3. Blog = cara baru untuk bertegur sapa.


Atau mungkin ada jawaban lain dari jawaban-jawaban yang sudah ada. Bertambahnya jawaban, walaupun hanya satu, membuktikan bahwa pikiran kita yang bingung terhadap pertanyaan mulai berkembang dan berusaha untuk menemukan solusinya. Untuk itu dibutuhkan kemauan dan kesanggupan kita untuk mengatasi masalah tersebut.


Kalau saya coba gabungkan apa itu blog melalui jawaban-jawaban di atas, berarti blog adalah “ Suatu diari elektronik yang membebaskan kita untuk berekspresi dalam menulis serta membebaskan kita untuk bersapa dengan siapapun melalui diari elektronik. “


Dari sini, saya menemukan jawaban baru yang merangkum semua jawaban. Lalu akhirnya saya menemukan suatu kesimpulan dari berfilsafat. Dalam konteks ini, sebenarnya manfaat filsafat adalah membantu kita untuk menata persoalan. Filsafat juga membantu kita untuk memahami kehidupan. Sehingga filsafah mempunyai tugas untuk membantu kita dalam menata persoalan, mengatakan yang tidak terkatakan, serta mengajak seseorang untuk berfikir kritis dan bebas serta bertugas untuk mencegah memicunya perdebetan yang berujung pada pertengkaran karena dalam berfilsafat tidak ada jawaban yang salah ataupun yang benar sehingga kita belajar untuk menghargai pendapat orang lain.


Sumber: - A.C. Ewing, The Fundamental Questions of Philosophy, 1962
- Filsafat Fragmentaris tulisan F. Budi Hardiman
- Belajar filsafat, blogspot, tulisan aim.

Sabtu, 13 September 2008

MOVIE OF THE MONTH

DON'T MISS IT!


COMMING SOON

25 SEPTEMBER 2008

SAKSIKAN DI BIOSKOP-BIOSKOP KESAYANGAN ANDA


POTRET PERJUANGAN DEMI PENDIDIKAN

Kisah Laskar Pelangi sebentar lagi akan tampil di layar lebar. Dua belas anak asli Pulau Belitong dan 12 pemain film professional berakting bersama dalam film yang menceritakan perjuangan murid dan guru dalam memperoleh pendidikan di masa tahun 1970-an. Ironisnya, kita masih menemukan kisah perjuangan yang hampir sama di Indonesia, hingga sekarang ini.

Perjuangan Ibu Muslimah yang menggetarkan pembaca buku Laskar Pelangi, ternyata masih terjadi. Dua diantarannya kami temukan di Tapanuli Selatan dan Papua.

Raja Dima, seorang petani terpaksa menjadi guru karena tak tega melihat anak-anak di kampungnya putus sekolah. Tak ada lagi guru yang mau mengajar di SD Sigoring-goring, di desa terpencil dan tak pernah memperoleh aliran listrik ini. Alhasil, sejak tahun 2004, ia harus mengajar kelas 1 sampai kelas VI sendirian. Dan sebagai imbalannya, ia mendapat 9 cangkir beras dari setiap orang tua per bulan.

Sementara itu, di Momogu, Asmat, Papua, Adolof seorang penjaga sekolah juga terpaksa mengajar, agar anak-anak di sana tidak buta huruf. Dengan kemampuannya yang terbatas, iapun hanya mengajarkan pelajaran matematika dan bahasa Indonesia. Menurutnya, kegiatan belajar seadanya ini, akan lebih baik ketimbang sekolahnya tertutup rumput seperti sekolah-sekolah lainnya. Ia berharap suatu hari akan ada guru lagi yang mau ditugaskan di sekolah tersebut.

”Saya sangat kagum dengan mereka,” kata Ibu Muslimah saat tampil di Kick Andy dan mendengarkan kisah kedua guru tadi. ”Tapi kalau itu terjadi hingga sekarang, dimanakah yang disebut kemajuan itu,” ujarnya polos

Ibu Muslimah kali ini tampil ditemani oleh Cut Mini, pemeran Ibu Muslimah dalam film Laskar Pelangi. Bagi Cut Mini, perannya di film kali ini memberikan kesan yang sangat mendalam. ” Saya sering merasa ingin kembali ke Belitong,” kata Cut Mini yang masih sering menitikan air mata, saat kembali melihat adegan-adegannya di film tersebut.

Selain Cut Mini, di Kick Andy kali ini juga hadir 8 diantara 12 pemeran anggota Laskar Pelangi. Mereka yang hadir adalah pemeran Ikal, Lintang, Kucai, Mahar, Borek, Zahara, dan Flo. Mereka adalah anak-anak asli Belitong, yang mengisahkan banyak pengalaman menarik di film pertama mereka.

Bagi Andrea Hirata film ini merupakan satu kebanggaan dan cara untuk mewujudkan keinginannya mendekatkan Belitong pada kemajuan. ”Saya berharap anak-anak Belitong berani bermimpi. Lihat sekarang, siapa sangka Zulfany yang hanya anak tukang jam kaki lima, hari ini bisa menjadi aktor,” kata Andrea Hirata yang tampil menemani Zulfany, pemeran ikal alias Andrea di masa kecil dalam film Laskar pelangi.

Adalah sineas Mira Lesmana dan Riri Riza yang menggarap novel karya Andrea Hirata itu menjadi sebuah film layar lebar. Seluruh pembuatan film ini dilaksanakan di Pulau Belitong.

Riri Riza mengaku para crew-nya harus membangun kembali reflika SD Muhammadiyah, tempat para anggota Laskar Pelangi bersekolah. Sedikit berseloroh, Host Kick Andy, Andy F. Noya menyatakan bahwa sesungguhnya Riri dan tim tak harus repot-repot membuat reflika, soalnya di masa sekarang pun kita masih bisa enemukan sekolah-sekolah reyot tempat sejumlah anak belajar.

Dalam tayangan ini, Kick Andy kembali mengingatkan tentang sekolah tempat Frederick Sitaung dan Wanhar Umar mengajar yang pernah tayang beberapa waktu lalu di Kick Andy.

Frederick adalah guru sekaligus kepala SD di kampung Poepe, Welputi, Merauke, Papua. Sekolah tempat belajar anak-anak kampung terpencil itu, sangat jauh dari layak. Bangku yang terbatas, atap dan dindingnya sudah bolong di sana sini. Begitu juga dengan SD Muhammadiyah di Desa Talangsatan, Muara Enim, Sumatera Selatan, tempat Wanhar Umar mengajar. Di sekolah ini pun sejumlah murid harus belajar di ruang sekolah berdinding kayu yang rapuh dan atap yang bocor. Nasib mereka di masa kini, tak jauh beda dengan anak-anak anggota Laskar Pelangi di masa lalu.

Semoga saja kehadiran film Laskar Pelangi bisa lebih menggugah kita semua untuk lebih peduli pada dunia pendidikan. Terlebih jika kita mendengarkan lirik lagu dari Grup Nidji, yang menjadi theme song film ini.

Mimpi adalah kunci

Untuk kita menaklukan dunia

Berlarilah tanpa lelah

Sampai engkau meraihnya...

(Laskar Pelangi - Nidji )

* kick andy

KARYA YANG TAK PERNAH MATI



saya sudah lebih dari 4 kali membaca buku laskar pelangi dan tidak pernah bosan. saya sebenarnya tipe orang yang sangat malas membaca apalagi novel, tebel pula! waktu saya SMA banyak teman-teman yang membawa buku laskar pelangi ke sekolah bahkan mereka bela-belain baca di tengah2 pelajaran. saya mulai penasaran buku apa sih yang di baca teman-teman? karena saya tidak suka baca, saya menyuruh teman-teman untuk menceritakan isi buku itu. bukannya menceritakan, mereka malah berbagi cerita tentang buku yang mereka baca, membuat saya makin tidak mengerti isi buku itu. lalu kata teman saya, baca aja bukunya... lebih seru! tapi tak pernah saya baca sampai kak andrea hiratanya datang sendiri ke sekolah saya. (semoga kak andrea masih ingat ya... ^ ^)


(saat kak andrea berkunjung di SMA saya)

siapa sangka kalau kak andrea datang karena guru-guru dari sekolah saya terinspirasi oleh karyannya lalu mengundang beliau ke sekolah kami. (saya sampai kaget--sehebat apa sih buku ini sampai seluruh aktifis sekolah membacanya?) lalu terjawablah pertanyaan2 saya dari kak andreanya sendiri.

saya terharu saat guru saya membaca cuplikan paragraf dari bukunya di depan kak andrea dan seluruh aktifis SMA saya yang menceritakan seorang anak pesisir yang harus berangkat sekolah sejauh 80 kilometer setiap harinya. bahkan sampai di hadang buaya sepanjang pohon kelapa--tak pernah anak pesisir itu membolos. hanya demi pendidikan sampai melakukan hal yang seperti itu? wong edan! tapi justru itulah yang membuat saya penasaran. bagaimana anak 12 tak mampu itu berjuang demi pendidikan yang bahkan sistem dari pendidikan di negri sendiri saja udah g bener. (para petinggi itu mengorbangkan pendidikan hanya untuk ladang korupsi).

tapi mereka tidak peduli itu. yang mereka kejar adalah ilmunya dan manfaat kedepannya nanti. saya jadi pecinta laskar pelangi sejak itu sampai sekarang. pas denger kabar dari temen bahwa laskar pelangi akan difilmkan, saya girang bukan main! siapa ya kira-kira pemeran pahlawan-pahlawan cilik itu? kick andy melepaskan rasa penasaran saya. anak-anak asli belitong yang di tampilkan kick andy kemaren malam membuat imajinasi saya akan tokoh-tokoh yang ada dibuku itu terwujud. (yang memerankan ikal, lucu banget! kocak! ^ ^) apalagi saat tau kalau pengisi soundtracknya adalah nidji! band favorite saya! nidji holic abislah! terimakasih banget juga buat mba mira lesmana yang tau betul band yang beda dari yang lain. (band-band sekarang isinya cuma cinta melulu. hehe)

ah, pokoknya saya merasa laskar pelangi beserta sang pemimpi dan edensor adalah buku yang kaya akan inspirasi dan membuka mata dunia bahwa betapa berharganya pendidikan. di tunggu nih buku terakhirnya! sukses buat kak andrea dan kick andy! ^ ^

* ini adalah komentar yang saya isi saat mengunjungi website kick andy



Rabu, 10 September 2008

ME AND FAMILY

akhirnya,
setelah di tunggu selama berhari-hari tercetak sudah foto keluarga
hm, kenapa saya menampilkannya di dalam blog
karena di foto itu ada saya... (narsis)

bukan... bukan itu...

hanya ingin menunjukan kepada khalayak yang melihat blog saya
bahwa inilah orang-orang yang saya cintai...


ini saya dan keluarga kecil saya


father, mother, brother, and I



Lalu ini saya beserta keluarga besar,


me and big family


dan ini,

keluarga yang selalu saya rindukan...