Alhamdulillah sekarang gw udah terdaftar di salah satu universitas swasta di jakarta yang lumayan ternama...
tapi, gw sedikit mo bernostalgila tentang proses di terimanya gw di uni itu.
begini,
saat proses penyeleksian, yaitu wawancara, gw begitu takjub karena becouse selalu always, yang ngewawancarain gw itu cowok yang lumayanlah secara tampang...
dia bilang : g usah tegang ya.. santai aja...
sip lah dalam hati gw.
dalam proses wawancara itu, sebenarnya gw ngantuk berat! mengepa? karena becouse selalu always, gw baru tiba di jakarta itu jam 4 pagi dan harus wawancara 10 pagi! mau kagak mau, omongan gw banyak yang gak kesaring kayaknya. hehehe...
si yang ngewawancara itu tanya, " ceritain dong diri kamu itu kayak apa? "
(hei, pedekate ya?? ^ ^;)
dan tanpa ragu-ragu gw bilang, " saya autis. "
what?!
tau gimana ekspresi si pewawancara? mata dia melotot, seakan-akan bola matanya mau keluar, dan lidahnya menjulur ke luar... hhaha.. enggak deng.. bcanda kok! ya, dia melotot. mungkin terheran-heran, kenapa nih anak daftar ke jurusan psikologi bukan ke SLB? oh, mungkin pengen ngobatin diri sendiri kali ya..
sebelum melanjutkan lagi apa yang di bayangkan oleh si pewawancara, cepet-cepet gw ralat omongan gw.. " enggak, maksud saya, saya di bilang sama temen-temen saya autis. mereka cuma bercanda. "
baru dech si pewawancara itu ketawa.
lalu, setelah berbincang-bincang cukup lama, gw rada bingung sebaiknya gw panggil si pewawancara itu dengan sebutan apa ya?
bapak?
om?
saiiank?
mbo?
tanpa sadar lagi, gw tanya ke dia, " saya panggil apa ya? bapak atau om?"
lagi-lagi si pewawancara heran. nih, anak bener-bener autis kali ya?
dia jawab, " bapak saja."
setelah di pikir2, iya juga ya. masa mau di panggil om? kan lebih terhormatan bapak.
akhirnya wawancara pun selesai. bapak itu bilang, " hasil ujiannya akan di umumkan paling lama seminggu dari wawncara, ya. saya sebagai dosen ....." belum sempet dia nerusin pembicaraannya, gw kaget sampai-sampai menusuk sanubari (alah..). ternyata yang wawancarain gw seorang dosen bo!
wahhhhahahaha! mau di taro di mana muka cantik, imoed, dan ngegemesin ini? !(yaya.. gw tau kalian yang baca ini mau muntah.. tapi tahan aja..)
rasanya gw pengen-pengen cepet2 keluar dari tempat itu!
malu gila!
lalu tersirat di pikiran gw, kira-kira gw keterima ga yah?? jawaban yang gw jawab tidak ada diplomatis-diplomatisnya! malahan bener-bener kayak autis!
aduh!
sambil menunggu dengan H2C (harap-harap cemas) akhirnya pengumuman keluar dan gw di nyatakan LOLOS!
hah?!
daripada ke seneng, gw lebih tepat ke heran. lalu munculah beberapa pertanyaan :
" kok keterima sih? "
"kok bisa keterima sih?"
"kenapa keterima?"
"apa yang salah dari saya sampai saya keterima?"
"gilakah si pewawancara?"
nantikan di episode selanjutnya...
yah... intinya... alhamdulillah....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar