Rabu, 14 Mei 2008

inilah hari yang bosan

aku temukan sebuah puisi dari dia yang tidak kukenal. inilah hari yang bosan...

......membuatku bosan.

kubuat guratan pelampiasan di sehelai kertas dan kulemparkan ke jalan.

10 menit berlalu.
kulihat seseorang pemulung mendekati kertasku.
belum sempat dipungut dia telah meludah teriring sumpah serapa "bangsat, sampah sialan!!"
disepaknya semakain dalam...

entah jam berapa...
orang gila berlari dan menari.
berhenti, mengambil kertasku...
diciumi, digrogoti, dibuat seperti bola dengan ditendang dengan kelingking, sambil tertawa...

kertas dikembalikan ke tempat semula..
aku tersenyum saja
(*takut kalau-kalau aku bertingkah melebihi senyuman disangka orang gila juga)

jarum jam terus berdetak..
anak kecil pulang sekolah, membuka lipatan kertasku...
mencoba mengeja...geleng-geleng kepala saat ada yang tidak terbaca
dilipatnya jadi pesawat, dengan asal-asalan dilempar keselokan terbawa air comberan menjadi sandaran jentik.

tak ada yang salah...
pemulung, orang gila, maupun anak sekolah,
kertasku memang kuanggap sampah
tempat kulempar amarah hingga bucat

sore hari...
kembali menatap langit yang masih diam namun bosan
kulempar pada malam jika dia datang!
entahlah..
aku hidup di batas hitam dan putih condong ke kelabu gelap
dalam ruang pengap berkeringat
mengintip lentera dibalik 99 sekat

jangan kau tanya, dimana romantisme, isak sendu... dan kelakar rindu
karena bosan sudah menagih...

2 komentar:

Anonim mengatakan...


muTiaa..

gwe uda buka blog lo nii..
memenuhi janji..

buka blog gwe juga y..
penguinstres.blogspot.com

okeh"..


see u soon beib..
cepet plg lo ahh..

m u t i a mengatakan...

sip boss!