Senin, 06 Oktober 2008

INGIN KU TUNJUKAN PADA DUNIA BAHWA MASA ITU SANGATLAH INDAH...

awalnya tidak mau membuka blog, apalagi menulis sebuah posting...
habisnya, terlalu banyak tugas kampus yang telah menumpuk. nyatanya, saat menyalakan komputer, pasti yang terpikirkan adalah blog, " ada yang comment blog gw g y? "

benar saja, karena tidak mampu melawan nafsu, saya membuka blog saya. karena narsis terhadap tulisan sendiri, saya berharap ada yang comment post saya.

memang ada.
mereka adalah sahabat pena yang slalu saya banggakan itu.
lalu dari comment itu, saya membuka blog salah satu sahabat pena saya.dalam urusan blog-memblog, blog yang satu ini selalu menjadi daftar utama untuk dibaca dan diberi komentar.

ah, lagi-lagi..
apa karena rasa apresiasi saya terlalu berlebihan ya?
atau memang tulisannya sepantas itu diberi apresiasi yang berlebih?
apapun, memang biadap banget tulisannya--bagus sangat!

tidak disangka, isi blognya membuka memoar KAMI = 14.
dia bernostalgia. (bagi yang sudah membaca blognya, pasti tau siapa yang saya maksud)
membuka kembali lembar kenangan tak terlupakan itu.
mau tidak mau, itu memaksa saya flash back ke masa saya dan kawan se-SMA yang penuh dengan masa paling indah dan paling tidak saya sesali seumur hidup--setidaknya sampai saat ini.
lembar kenangan pertama ia buka dengan bercerita tentang 3 hari peperangan kami.
itu adalah 3 hari yang benar-benar unforgatable!
benar-benar 3 hari untuk selamanya!




3 hari itu adalah tonggak perjuangan kami selama 3 tahun menimba ilmu.
kami berperang! dan kami menang!
mari, apa yang saya ingat mengenai kejadian waktu itu?

hm, sehari sebelum kami memulai berperang melawan para syaiton-syaiton itu, kami melakukan strategi di DPR (Di bawah Pohon Rindang).
semata-mata apa yang kami lakukan merupakan bentuk pertahanan dan pencegahan takut-takut ada yang "gugur" di medan perang.
71 kawanku tidak ingin ada yang tewas dalam penentuan nasib ini.
71 kawanku berprinsip bahwa, " kita memulai ini (masuk) bersama, dan mengakhiri ini (keluar) bersama pula. "
malamnya, hp saya dibanjiri oleh sms penyemangat untuk menghadapi perang esok.
kawanku, para guru, alumni.

i'm ready 4 action! lets play the game! time to get out glory! 14 is victory! (fadil)

langit mulai mendung, kita sedia payung.
mendung semakin hebat, hujan akat tiba.
mari bermain bersama, hujan besok akan luar biasa.
dulu kita senang bermain hujan bukan? (gilang)

apapun keyakinan kalian tp ambon yakin yang diatas sana skaan slalu memberikan rahmatnya. karuni Nya, ridhoNYa buat kalian. doa para alumni menyertaimu, gerbang pintu alumni menantimu!! (ambon)



.......



norak memang, tapi saya masih menyimpan sms mereka di folder hp saya.



dihari pertama kami berperang, salah satu kawan seperjuangan, menorehkan tulisannya di papan tulis yang hitam pekat... ia menulis..



.... kawan, aku percaya pada dirimua. ku percaya pada apa yang engkau perjuangkan. bangkitlah, angkat pensilmu !kobarkan api perjuangan. tumbuhkan keberanian dan semangat mu seperti masa kecil dulu dan ingatlah akan satu hal! Tuhan pasti memeluk mimpi-mimpi kita!!



rasanya, banyak kawan saya yang menangis saat membaca kalimat perjuangan itu. rasanya seperti mendengar teks prokalamasi yang memberitakan pada seluruh rakyat bahwa indonesia telah merdeka.



ya, kami merdeka...
hari pertama sampai ketiga, dengan rasa kekeluargaan dan persahabatan di antara kami serta dukungan dari para alumni dan guru, membawa kami pada puncak kejayaan.
benar kata salah satu dari alumni yang menuliskan smsnya saat hari pertama kami mulai berperang...

setahun yang lalu, hujanpun turun tepat menyapa hari pertama UAN. skarangpun begitu...
hujan adalah berkah, smoga berkahNYA bisa menghantarkanmu pada gerbang ketulusan. adikku, jangan biarkan pengorbanan slama 3 tahun, mnjadi sia-sia hanya karena 2 jam!
UAN bukan akhir dari perjuangan! tunjukan bahwa kamu bisa! SMANGAT!

Hujan dihari pertama kami berperang merupakan tanda bahwa kami akan menang.
nyatanya, tak ada satupun dari teman seperjuangan saya yang gugur di medan perang.
kejadian itu sudah berbulan-bulan yang lalu telah berlalu. dan nanti akan berganti menjadi bertahun-tahun--tak akan pernah saya lupakan.


lalu, lembar kedua mengisahkan perjuangan kami yang lainnya, yaitu merebutkan piala sebanyak-banyak dalam ajang lomba maulid nabi.
hebatnya, rata-rata, dari semua jenis perlombaan, kelas saya yang menyambar piala-piala itu.

(kelas saya-->3IPA2)



hahaha... kalau mengingat itu, rasanya ingin tertawa terus... apalagi mengingat kawan saya bernama said, yang gokil minta ampun di atas panggung! di ajang lomba itu juga saya tidak menduga bahwa kawan saya yang bernama bani, yang autis minta ampun, memiliki bakat sebagai arsitek.


(foto bersama lilim yang sabar dengan tingkah konyol said di panggung)

(tito, ali, fadil.. menghias tong sampah)




(bani, triandi, .. yang dengan semangat membangung sebuah rumah dari tangkai ice cream.. )


(keren kann??!! hohoho!)


bagi yang sudah ketahuan bakatnya, tak mengagetkan jika mereka ditempatkan pada posisi yang sesuai dengan bidangnya untuk memperoleh gelar juara.
tito yang pintar gambar, ditempatkan pada lomba menghias tong sampah. tong sampah itu menjadi sedemikan indah dan sedemikian berguna dengan hasil gambar-gambar yang ditoreh tito, fadil, dan ali.

para gadis kelas saya, termasuk saya, lebih memfokuskan kesuksesan kelas kami melalui lomba membuat tumpeng. judul tumpeng kami, global warming, karena tumpeng kami benar-benar melakukan penghijauan. (yah, sayang... tumpeng kami tidak menang..)



(global warming-haha!)

tapi tumpeng itu berhasil mempersatukan kelas saya yang para penghuninya kelaparan. setelah acara lomba itu selesai, tumpeng kami dibabat habis oleh kawan sekelas. tumpeng itu ditumpahkan diatas daun pisang dan dijejerkan dari ujung ke ujung. makanlah kami, teman sekelas bersama-sama lesehan. hahaha.. serunya...
dari semua lomba-lomba, rata-rata, kami menduduki peringkat pertama. dan semua hadiah itu, kami serahkan pada wali kelas kami tercinta, babeh Agus.


itu adalah segelintir hari-hari yang kami, 14 lalui bersama dalam suka dan duka... hari-hari bersejarah kami.

saat membaca posting teman saya, ingin rasanya menangis.
saya melihat dibawah postingnya itu, sudah ada banyak komentar yang mengisinya.
saya yakin, itu adalah kawan-kawan saya, yang pasti, mengingat kejadian waktu itu dengan senyum dibibirnya walapun hanya sesimpul.

saya pun yang memiliki emosi serupa dengan mereka tak mau kalah untuk mengkomenterinya : btw, mau marah juga susah euy! lw emang terlalu biadap klo nulis!maunya ketawa aja klo baca tulisan lw...keajadian-kejadian waktu itu bikin masa muda gw bangkit lagi nih! ingin menangis, tapi terlalu rendah kalau kenangan itu terbuka dan di temani dengan air mata.. lebih baik tertawa geli mengingat begitu indahnya masa itu...

yah, komentar saya menyadari saya sendiri. tidak seharusnya kenangan itu dibuka dengan tetesan air mata walau merindu. lebih indah jika tertawa hingga terbahak tak henti sampai sakit perut...

8 komentar:

sekar niti wijayanti mengatakan...

..mut..sumpah ya lw udah ga gaptek lagi..blog gw ga pernah gw oprek..pa kabar mutiang?
lw jangan nulis ttg jaman sma dong..gw nangis tau!

m u t i a mengatakan...

ya ampyun buuuuu!!!!

pa kabar jah!!!
lama sekali baru muncul..
ketangkep ma pawang gajah ya??
makannya jangan berkeliaran sembarang lw!! di sangka gajah liar kan? hahaha!
sumpah gw kangen lw banget!!!

sialan lw...
jaman berubah, gw juga harus berubah dong jah..
masa gw harus di jaman 45 mulu??
hahaha...

hiks!
sama kar, gw juga sambil buang ingus nulisnya... hehehe.. nih gara-gara tito sih... jadi we kebawa nostalgila.. hahaha.. (pis to!)

btw, thx lhooo udah comment...

mencobahidup mengatakan...

janagan terjebak pada masa lalu. Nanti lupa masa sekarang dan masa depan. Nanti suamimu berkata wah mah awet muda ngomongin masa sma mulu sih

m u t i a mengatakan...

hahaha!

kocak...

jauh amat sih ke suami...

hehhe...

iya, gw juga ga mau terperangkap di masa lalu.. karena yang dimasa lalu juga sedang menjalani masa sekarang menuju masa depan..

Unknown mengatakan...

sepertinya banyak yang rindu akan masa lalu yang indah tiada tara itu y nek..haha

ayo nek,kita sama2 berjuang..hingga tiba di satu persimpangan jalan,,dan berbagi cerita kembali di situ,dan setelahnya melanjutkan kembali ke jalan masing-masing..

m u t i a mengatakan...

betul betul ra!

semangat ya sama-sama..!

Titoy mengatakan...

wahahaha
halo mutt
gua senyum2 sendiri liat tulisan nya
bener ini mah
demi allah
wahahaha

makasih dilibatkan di nostalgianya
tersanjung atas apresiasinya(udah ge er aja si..haha)

tulisan lu juga bikin gua muter2 dunia SMA lagi
sumpah
hehehe
thanxxx for the support
keep writing

m u t i a mengatakan...

aaaaaaaaaahhhhhh

sialan lw to!

tiba-tiba gw jadi malu nehhh.... hahahaha!

udah bae tuh gw masukin lw....
gantian harus lw yes!

hehe