saya menyadari bahwa kata-kata dalam tulisan saya mengalami suatu metamorfosa.
terkadang seperti memaksa hanya untuk sekedar menguapkan nafsu yang sulit sekali di ucapkan, bahkan dalam bentuk tulisan...
awalnya, karena tidak mau ketinggalan jaman, blog menjadi ajang gengsi buat saya...
tapi seiring pergulatan dalam memahami kehidupan yang saya tuangkan dalam kata-kata membuat saya bebas untuk menerbangkan ekspresi dari pengalaman-pengalaman hidup...
terimakasih kepada sahabat pena dalam dunia blog yang selalu memberi saya inspirasi :
tumpah cangkirku
garasi kata
kertas karet
rarainginmenulis
mencoba hidup yang memiliki cuplikan gambar yang sangat indah
dan sahabat pena lainnya yang sangat inspiratif buat saya...
melalui adikarya merekalah tulisan saya bermetamorfosis...
tulisan saya akan terus berkembang... untuk itu saya menuliskan selamat tinggal kepada tulisan yang telah lalu, yang telah membantu saya untuk merenung dan menata pengalaman-pengalaman tak terlupakan...
akan ada pengalaman-pangalaman baru dalam hidup saya nanti..
akan ada rangkaian kata-kata baru yang menggambarkan pengamalam-pengamalan itu...
setelah menuliskan kata maaf dan terimakasih di hari yang fitrah, saya berharap segala hal yang telah saya tulis bukan suatu fatamorgana yang sewaktu-waktu bisa hilang ketika terbentur oleh realita...
jangan sampai dieluhkan
jangan sampai diabaikan...
3 komentar:
pasti bertuan, kita kan masih waras dan diberi kemampuan untuk berfikir
perubahan pasti terjadi nek dalam hidup ini,,trus berkarya nek, jangan cepat puas atas semua yang di peroleh
waww...
suka dehh ah!
minal aidin juga nenekku sayaang.
mwah
Posting Komentar